Amien: Sistem membuat kondisi bangsa turun mesin
Rabu, 17 Oktober 2012 - 10:26 WIB
Amien: Sistem membuat kondisi bangsa turun mesin
A
A
A
Sindonews.com - Kondisi bangsa Indonesia yang terpuruk disebabkan oleh sistem politik, ekonomi, serta tatanan sosial masyarakat yang semakin tidak baik. Untuk mengatasinya harus pada sistem utama yakni kepemimpinan dan itikad kuat para elit bangsa
"Masalah bangsa seperti korupsi yang merajalela dan sebagainya, sebenarnya disebabkan oleh banyak hal yang kompleks. Ada banyak hal yang mempengaruhinya secara sistem politik, ekonomi dan struktur sosial masyarakat itu sendiri," kata Mantan Ketua MPR Amien Rais dalam rilis saat menunaikan Haji, Rabu (17/10/2012).
Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, faktor ritual agama dan keyakinan masyarakat juga tidak banyak membantu, karena prilaku elit pembuat kebijakan tidak berbenah. Bahkan ritual ibadah haji tidak membuat partai-partai yang berbasis Islam menjadi kuat.
Kalau bicara politik, katanya, partai Islam di mayoritas negara memang tidak bisa bersaing dengan partai nasionalis. Sebab rakyat memilih partai yang bersih dan bisa menyerap aspirasi rakyat.
"Rakyat bukan hanya memilih partai yang ideologi dijadikan slogan saja," imbuhnya.
Meski demikian, Amien menilai, mengaitkan antara ibadah haji dengan permasalahan bangsa yang tak kunjung terselesaikan juga kurang relevan. Meski ironis juga jika melihat jemaah haji Indonesia yang jutaan, namun kondisi bangsa tak kunjung terselesaikan.
"Jumlah jemaah haji Indonesia dan jumlah calon jemaah haji yang mengantri untuk berangkat adalah yang terbesar. Hanya saja ini tak bisa menjadi standing point untuk menjadikan bangsa maju dan sejahtera," ujarnya.
Dalam kasus merosotnya bangsa, Amien justru lebih menyoroti perilaku para pejabat yang meskipun sudah naik haji, namun tidak berubah ke arah yang lebih baik.
"Masalah bangsa seperti korupsi yang merajalela dan sebagainya, sebenarnya disebabkan oleh banyak hal yang kompleks. Ada banyak hal yang mempengaruhinya secara sistem politik, ekonomi dan struktur sosial masyarakat itu sendiri," kata Mantan Ketua MPR Amien Rais dalam rilis saat menunaikan Haji, Rabu (17/10/2012).
Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, faktor ritual agama dan keyakinan masyarakat juga tidak banyak membantu, karena prilaku elit pembuat kebijakan tidak berbenah. Bahkan ritual ibadah haji tidak membuat partai-partai yang berbasis Islam menjadi kuat.
Kalau bicara politik, katanya, partai Islam di mayoritas negara memang tidak bisa bersaing dengan partai nasionalis. Sebab rakyat memilih partai yang bersih dan bisa menyerap aspirasi rakyat.
"Rakyat bukan hanya memilih partai yang ideologi dijadikan slogan saja," imbuhnya.
Meski demikian, Amien menilai, mengaitkan antara ibadah haji dengan permasalahan bangsa yang tak kunjung terselesaikan juga kurang relevan. Meski ironis juga jika melihat jemaah haji Indonesia yang jutaan, namun kondisi bangsa tak kunjung terselesaikan.
"Jumlah jemaah haji Indonesia dan jumlah calon jemaah haji yang mengantri untuk berangkat adalah yang terbesar. Hanya saja ini tak bisa menjadi standing point untuk menjadikan bangsa maju dan sejahtera," ujarnya.
Dalam kasus merosotnya bangsa, Amien justru lebih menyoroti perilaku para pejabat yang meskipun sudah naik haji, namun tidak berubah ke arah yang lebih baik.
(mhd)