Mendagri dukung Parade Pemuda Nusantara
Selasa, 16 Oktober 2012 - 03:01 WIB
Mendagri dukung Parade Pemuda Nusantara
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mendukung rencana Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang ingin membuat kegiatan Parade Pemuda Nusantara. Kegiatan Parade Pemuda Nusantara itu bertujuan mempererat persatuan dan kesatuan pemuda di seluruh nusantara.
Dukungan itu disampaikan Gamawan saat KNPI memaparkan rencana kegiatan Parade Pemuda Nusantara itu dalam pertemuan di Kantor Kementerian Dalam Negeri.
“Mendagri sangat mengapresiasi,” ungkap Ketua Umum DPP KNPI Taufan EN Rotorasiko usai pertemuan di Kemendagri Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2012).
Sebagai bentuk dukungannya, Gamawan berjanji akan hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KNPI yang akan dihelat di Mataram, Nusa Tenggara Barat pada 22-24 Oktober 2012 mendatang. Dalam Rakernas tersebut, program Parade Pemuda Nusantara akan disosialisasikan.
Sedangkan kegiatan Parade Pemuda Nusantara sendiri akan dilangsungkan di Monumen Sumpah Pemuda, Jakarta, menjelang Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.
"Bapak Gamawan juga meminta agar KNPI menyosialisasikan program pemerintah pusat ke daerah dan memperkuat kebangsaan, khususnya tentang kepemudaan,"imbuhnya.
Sementara mengenai Parade Pemuda Nusantara, menurut Taufan, kegiatan itu dilatarbelakangi banyaknya perpecahan di kalangan generasi muda belakangan ini. Perpecahan disebabkan banyak faktor, beberapa di antaranya karena tawuran, atau narkoba.
“Tak boleh seperti ini lagi. Jangan sampai kita terpecah-belah oleh orang-orang luar dan kita terprovokasi. Padahal kita tidak bermusuhan, tetapi karena kita mudah diprovokasi, kita terpecah-belah,” tutur Taufan.
Oleh karena itu, dalam Rakernas yang nanti akan dihadiri Mendagri, Taufan akan mengumpulkan unsur kepemudaan dari seluruh Indonesia dalam program Parade Pemuda Nusantara itu. “Kita akan mengumpulkan tanah dan air dari seluruh pelosok nusantara," ujarnya.
Ketua KNPI Sulawesi Utara Jackson Kumaat yang ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri mengungkapkan apresiasinya atas dukungan Mendagri. Dia berharap, kegiatan yang akan dicanangkan organisasinya bisa menjadi tonggak kembalinya persatuan pemuda di Indonesia.
Dukungan itu disampaikan Gamawan saat KNPI memaparkan rencana kegiatan Parade Pemuda Nusantara itu dalam pertemuan di Kantor Kementerian Dalam Negeri.
“Mendagri sangat mengapresiasi,” ungkap Ketua Umum DPP KNPI Taufan EN Rotorasiko usai pertemuan di Kemendagri Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2012).
Sebagai bentuk dukungannya, Gamawan berjanji akan hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KNPI yang akan dihelat di Mataram, Nusa Tenggara Barat pada 22-24 Oktober 2012 mendatang. Dalam Rakernas tersebut, program Parade Pemuda Nusantara akan disosialisasikan.
Sedangkan kegiatan Parade Pemuda Nusantara sendiri akan dilangsungkan di Monumen Sumpah Pemuda, Jakarta, menjelang Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.
"Bapak Gamawan juga meminta agar KNPI menyosialisasikan program pemerintah pusat ke daerah dan memperkuat kebangsaan, khususnya tentang kepemudaan,"imbuhnya.
Sementara mengenai Parade Pemuda Nusantara, menurut Taufan, kegiatan itu dilatarbelakangi banyaknya perpecahan di kalangan generasi muda belakangan ini. Perpecahan disebabkan banyak faktor, beberapa di antaranya karena tawuran, atau narkoba.
“Tak boleh seperti ini lagi. Jangan sampai kita terpecah-belah oleh orang-orang luar dan kita terprovokasi. Padahal kita tidak bermusuhan, tetapi karena kita mudah diprovokasi, kita terpecah-belah,” tutur Taufan.
Oleh karena itu, dalam Rakernas yang nanti akan dihadiri Mendagri, Taufan akan mengumpulkan unsur kepemudaan dari seluruh Indonesia dalam program Parade Pemuda Nusantara itu. “Kita akan mengumpulkan tanah dan air dari seluruh pelosok nusantara," ujarnya.
Ketua KNPI Sulawesi Utara Jackson Kumaat yang ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri mengungkapkan apresiasinya atas dukungan Mendagri. Dia berharap, kegiatan yang akan dicanangkan organisasinya bisa menjadi tonggak kembalinya persatuan pemuda di Indonesia.
(hyk)