KPK bantah Yuri senasib dengan Novel

Senin, 15 Oktober 2012 - 19:21 WIB
KPK bantah Yuri senasib...
KPK bantah Yuri senasib dengan Novel
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah penetapan penyidik KPK lainnya sebagai tersangka tambahan dalam kasus serupa dengan Kompol Novel Baswedan terkait kasus pencurian burung walet di Bengkulu yang diketahui bernama AKP Yuri Siahaan.

Juru bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo hanya membenarkan bahwa KPK memang mempunyai penyidik yang bernama Yuri Siahaan. Namun, Johan membantah bahwa Yuri telah dijadikan tersangka dalam kasus penganiayaan tersangka pencuri sarang burung walet.

”Benar ada penyidik itu (Yuri Siahaan) di KPK. Tapi kami belum terima informasi dia sudah jadi tersangka,” kata Johan dalam keterangan persnya di KPK, Jakarta, Senin (15/10/2012).

Johan juga menegaskan, Yuri sendiri sampai saat ini masih bekerja di KPK sebagai penyidik. Dia mengaku belum menerima kabar dari pihak kepolisian mengenai status Yuri tersebut.

”Belum ada pernyataan mengenai hal itu (penetapan tersangka Yuri). Dia masih di KPK sama dengan Novel dan bekerja seperti biasa,” jelasnya.

Johan juga membantah terkait kabar yang menyebutkan, Yuri juga menjadi target pihak kepolisian selain Kompol Novel ketika menggeruduk kantor KPK, beberapa waktu lalu.

”Kejadian Jumat tanggal 5 Oktober tidak ada berkaitan dengan Yuri dan tidak ada penahanan terhadap Yuri,” katanya.

Meski begitu Johan enggan menjawab tentang latar belakang Yuri yang disebut-sebut pernah bertugas dengan Kompol Novel di Bengkulu beberapa tahun lalu.

Sementara kasus yang disangkakan terhadap Yuri diduga terkait dengan kasus Kompol Novel Baswedan yaitu disangka melakukan penganiayaan berat hingga mengakibatkan seseorang meninggal. Hal itu disebut terjadi saat Novel masih berpangkat Iptu dan bertugas di Bengkulu tahun 2004 lalu.
(ysw)
Berita Terkait
Perkara Simulator SIM...
Perkara Simulator SIM Korlantas Polri, KPK Sita 2 Rumah Rp85 Miliar
Korlantas Polri Mulai...
Korlantas Polri Mulai Petakan Jalur Mudik dari Jakarta-Surabaya
Layanan SIM, STNK dan...
Layanan SIM, STNK dan BPKB Kembali Dibuka Jelang New Normal
Profil Brigjen Pol Agus...
Profil Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Teman Seangkatan Kapolri yang Jadi Kakorlantas Polri
Implementasi Roadmap...
Implementasi Roadmap Era Digital Ditregident Korlantas Polri
Dirkamsel Korlantas...
Dirkamsel Korlantas Polri: Korban Lakalantas Tragedi Sia-sia
Berita Terkini
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved