Polri buru tersangka lain penemuan senpi di Bireun
Senin, 15 Oktober 2012 - 17:21 WIB
Polri buru tersangka lain penemuan senpi di Bireun
A
A
A
Sindonews.com - Mabes Polri masih terus mengembangkan dugaan keterlibatan tersangka lainnya terkait kasus penemuan belasan senjata api (senpi) di daerah Bireun, Aceh.
"Kita masih kembangkan terus dugaan keterlibatan tersangka lain dalam kasus ini (penemuan senpi)," kata Kepala Biro Penerangan Mabes Polri, BrigjenPol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/10/2012).
Sedangkan dijelaskan Boy, jika penemuan belasan senpi tersebut diduga kuat berkaitan dengan peristiwa penggranatan pada 19 September 2012 lalu, di kediaman Bupati Bireun.
"Jadi memang diduga kuat berkaitan," jelasnya.
Dari kasus ini sendiri, polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku dengan masing-masing inisial HA, dan R alias G. Sedangkan senpi yang berhasil disita berjumlah 14 pucuk senpi.
"Jadi dua tersangka sudah dilakukan penangkapan dan pengembangan pemeriksaan," katanya. Sementara, 14 pucuk senpi ditemukan dalam posisi dipendam dalam tanah dan dibungkus dengan plastik.
Sebelumnya diketahui, tanggal 19 September 2012 lalu terjadi kasus penggranatan di rumah Bupati Bireun. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menemukan belasan senpi dari terduga pelempar granat tersebut.
"Kita masih kembangkan terus dugaan keterlibatan tersangka lain dalam kasus ini (penemuan senpi)," kata Kepala Biro Penerangan Mabes Polri, BrigjenPol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/10/2012).
Sedangkan dijelaskan Boy, jika penemuan belasan senpi tersebut diduga kuat berkaitan dengan peristiwa penggranatan pada 19 September 2012 lalu, di kediaman Bupati Bireun.
"Jadi memang diduga kuat berkaitan," jelasnya.
Dari kasus ini sendiri, polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku dengan masing-masing inisial HA, dan R alias G. Sedangkan senpi yang berhasil disita berjumlah 14 pucuk senpi.
"Jadi dua tersangka sudah dilakukan penangkapan dan pengembangan pemeriksaan," katanya. Sementara, 14 pucuk senpi ditemukan dalam posisi dipendam dalam tanah dan dibungkus dengan plastik.
Sebelumnya diketahui, tanggal 19 September 2012 lalu terjadi kasus penggranatan di rumah Bupati Bireun. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menemukan belasan senpi dari terduga pelempar granat tersebut.
(ysw)