Partai Islam harus menunjukan paradima baru

Senin, 15 Oktober 2012 - 03:14 WIB
Partai Islam harus menunjukan...
Partai Islam harus menunjukan paradima baru
A A A
Sindonews.com - Politikus muda Partai Golkar Poempida Hidayatullah mengatakan, fenomena melorotnya elektabilitas partai-partai Islam memang menarik disimak. Sebab, paradigma yang terbangun dalam berpartai tak bisa lagi memosisikan umat Islam sebagai obyek yang diklaim representasinya oleh sebuah partai.

"Artinya mereka (partai berbasis massa Islam) tidak bisa lagi menjual bahwa Partai Islam adalah paling mewakili umat Islam. Sebab agama Islam yang merepresentasi populasi terbesar di Indonesia memilih partai tertentu yang sesuai dengan harapan mereka," ujar Poempida, menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bahwa partai-partai Islam terlempar dari persaingan 5 besar elektabilitas pemilu.

Poempida mengakui bahwa fenomena melorotnya elektabilitas partai Islam tak bisa dilihat secara umum atau digeneralisir. Namun intinya dalam kaitan Partai Islam, mereka harus mulai menunjukan suatu paradigma baru sehingga sesuai dengan tuntutan jaman di alam demokrasi modern ini.

Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia memaparkan hasil survei bahwa partai Islam tak mampu lagi bersaing di papan atas maupun papan tengah politik nasional. Bahkan, dalam survei tersebut partai yang memiliki basis massa Islam seperti PKS, PKB, PAN, dan PPP tak mampu meraih elektabilitas 5% ke atas.

"Ini adalah fenomenana paling rendah bagi partai Islam sejak pemilu 1955, 1999, 2004, dan 2009. Disisi lain, partai nasionalis sudah makin mendominasi 5 besar elektabilitas pemilu," ujar peneliti LSI Adjie Alfaraby.
(kur)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Partai Perindo Tegaskan...
Partai Perindo Tegaskan Politik sebagai Pengabdian, Bukan Perebutan Kekuasaan
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Jadi Caleg Butuh Uang...
Jadi Caleg Butuh Uang Banyak, Prabu Revolusi: Banyak Persepsi yang Salah soal Calon Legislatif
Aiman Witjaksono dan...
Aiman Witjaksono dan Prabu Revolusi Blak-Blakan soal Alasan Terjun ke Politik
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved