Soal Djoko, Papua Nugini cuekin pemerintah RI

Sabtu, 13 Oktober 2012 - 00:51 WIB
Soal Djoko, Papua Nugini...
Soal Djoko, Papua Nugini cuekin pemerintah RI
A A A
Sindonews.com - Surat dari pemerintah Indonesia untuk mengekstradisi Djoker alias Djoko Tjandra, yang belum juga ditanggapi pemerintah Papua Nugini membuat pemerintah Indonesia terus berusaha untuk menjemput langsung buronan terpidana cassie Bank Bali itu.

"Kita sudah kirim surat lama, tidak ada tanggapan. Karena Papua Nugini membentuk pemerintah baru. Kita akan bentuk surat baru, kita kirim ke sana nanti. Jika tidak ditanggapi kemungkinan kita yang ke sana. Nanti, kita siapkan langkah-langkahnya," ujar Wakil Jaksa Agung Darmono kepada wartawan, di Kejagung, Jumat (12/10/2012).

Darmono mengatakan, pihaknya telah melakukan pembahasan terkait pemulangan Djoko Tjandra. Karena, pemerintah Papua Nugini sampai saat ini terkesan mengabaikan surat yang dikirim Pemerintah Indonesia.

"Ini pemerintah Papuan Nugini tidak aktif menyikapi surat yang sudah kita kirimkan. Bukan tidak kooperatif, tidak aktif. Padahal, kita sudah kirimkan surat sekian lama, tapi tidak ada tanggapan. Dulu dengan alasan masih membentuk pemerintahan baru," ucap Darmono.

Guna menentukan sikap apa yang akan dilakukan untuk mengektradisi Djoko Tjandra dalam mempertanggungjawabkan perbuatannya, pihak kejaksaan secara aktif akan segera menghubungi kembali pemerintah Papua Nugini

Djoko Tjandra yang kini berstatus buron Kejaksaan Agung adalah terpidana dua tahun perkara cassie Bank Bali.

Djoko Tjandra lari dari Indonesia ke Port Moresby pada 10 Juni 2009, satu hari sebelum Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan keputusan atas perkaranya.

Terakhir Djoko Tjandra dipastikan berada di Papua Nugini menjadi warga negara di sana. Pendekatan bilateral antara Indonesia dan Papua Nugini dilakukan guna mencapai upaya pemulangan buronan kasus BLBI itu.
(mhd)
Berita Terkait
Satgas BLBI Menangi...
Satgas BLBI Menangi Perkara Saham yang Dijaminkan Kaharudin Ongko
6 Obligor Penuhi Panggilan...
6 Obligor Penuhi Panggilan Satgas BLBI
Kepastian Hukum Bisa...
Kepastian Hukum Bisa Dorong Keberhasilan Pengembalian Duit BLBI
Panggil Kaharudin Ongko,...
Panggil Kaharudin Ongko, Satgas BLBI Tagih Utang Rp8,2 Triliun
Satgas BLBI Sudah Sita...
Satgas BLBI Sudah Sita Rp19 Triliun Aset Debitur dan Obligor
Humanika Desak Kasus...
Humanika Desak Kasus BLBI Segera Dituntaskan
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved