Keberadaan Novel masih misterius
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 15:03 WIB
Keberadaan Novel masih misterius
A
A
A
Sindonews.com - Hingga saat ini, keberadaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kompol Novel Baswedan, belum diketahui rimbanya.
Kakak Kandung Novel, Taufik Baswedan mengungkapan, adiknya saat ini tengah berada di tempat yang aman. Namun ia enggan merinci dimana pastinya keberadaan Novel.
"Untuk itu tanya saja ke KPK," ucapnya, saat kepada wartawan, Jumat (12/10/2012).
Ia menegaskan kondisi Novel dalam keadaan baik. "Dia baik-baik saja sekarang," tuturnya.
Seperti diketahui, nama Kompol Novel Baswedan mendadak ramai dibicarakan setelah pada Jumat 5 Oktober 2012 malam, Polda Bengkulu dan Polda Metro Jaya berupaya menjemput paksa penyidik KPK tersebut.
Media ramai-ramai memberitakan Novel yang diduga melakukan upaya penganiayaan kepada enam warga yang mencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004 lalu.
Banyak pihak yang menilai dibukanya kembali kasus yang sudah delapan tahun silam tersebut sebagai akal-akalan Polri untuk mengkriminalisasikan Novel, yang diketahui sebagai Ketua Satgas dalam kasus korupsi simulator SIM di Korlantas Polri yang ditangani KPK.
Kendati ramai diberitakan media, hingga saat ini tak banyak yang tahu dimana keberadaan Novel.
Kakak Kandung Novel, Taufik Baswedan mengungkapan, adiknya saat ini tengah berada di tempat yang aman. Namun ia enggan merinci dimana pastinya keberadaan Novel.
"Untuk itu tanya saja ke KPK," ucapnya, saat kepada wartawan, Jumat (12/10/2012).
Ia menegaskan kondisi Novel dalam keadaan baik. "Dia baik-baik saja sekarang," tuturnya.
Seperti diketahui, nama Kompol Novel Baswedan mendadak ramai dibicarakan setelah pada Jumat 5 Oktober 2012 malam, Polda Bengkulu dan Polda Metro Jaya berupaya menjemput paksa penyidik KPK tersebut.
Media ramai-ramai memberitakan Novel yang diduga melakukan upaya penganiayaan kepada enam warga yang mencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004 lalu.
Banyak pihak yang menilai dibukanya kembali kasus yang sudah delapan tahun silam tersebut sebagai akal-akalan Polri untuk mengkriminalisasikan Novel, yang diketahui sebagai Ketua Satgas dalam kasus korupsi simulator SIM di Korlantas Polri yang ditangani KPK.
Kendati ramai diberitakan media, hingga saat ini tak banyak yang tahu dimana keberadaan Novel.
(maf)