Demokrat kritik KPU yang meminta NIK

Jum'at, 12 Oktober 2012 - 09:02 WIB
Demokrat kritik KPU...
Demokrat kritik KPU yang meminta NIK
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrat mengkritik kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang meminta Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai salah satu dokumen yang harus dilengkapi dalam proses verifikasi administrasi calon peserta Pemilu 2014.

Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Andi Nurpati mengatakan, NIK sama sekali tidak disinggung dalam Undang-Undang (UU) Pemilu. Sehingga, pihaknya tidak mencantumkannya dalam dokumen yang diserahkan kepada KPU.

"KPU meminta NIK. Itu tidak mendasar, karena UU Pemilu tidak meminta NIK, yang diminta adalah bukti keanggotaan parpol dengan nomor Kartu Tanda Anggota (KTA), bukan NIK," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/10/2012).

Dia mengungkapkan, Partai Demokrat telah mengikuti seluruh apa yang disyaratkan KPU untuk proses verifikasi administrasi. Tapi, KPU tetap meminta NIK anggota sebagai salah satu persyaratan proses verifikasi itu.

"Harusnya KPU tidak meminta NIK, karena itu tidak diwajibkan dalam UU. Apalagi, sekarang ada NIK dari KTP yang lama, dan NIK versi e-KTP yang belum diterapkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, dia juga menyebut jika kekurangan Partai Demokrat dalam proses verifikasi adalah tidak tertulisnya tanggal legalisir, dan masih ada keterangan Kantor DPC yang masa berlakunya tidak sampai selesai pemilu.
(lil)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved