KPK vs Polri diharapkan seperti El Clasico
Rabu, 10 Oktober 2012 - 12:07 WIB
KPK vs Polri diharapkan seperti El Clasico
A
A
A
Sindonews.com - Perseteruan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri diminta bisa bersaing sehat untuk memberantas korupsi bukan saling menjatuhkan.
KPK dan Polri bisa bersaing memberantas korupsi layaknya El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota Tim Pengawas (Timwas) Century dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) Hendrawan Supratikno, dalam rapat Timwas Century dengan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Sutarman, dan Wakil Jaksa Agung Darmono, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/10/2012).
"Ini harus bersaing antara KPK dan Polri, ketika dalam pemberantasan korupsi. Harus buktikan siapa yang lebih cepat dalam menyelesaikan kasus korupsi. Contohnya seperti kasus simulator SIM, Polri kalah cepat dengan KPK, ini seperti El Clasico, siapa yang bersaing dalam pemberantasan korupsi kan baik," harapnya.
Dia mengatakan, hal itu dilakukan dalam penyelesaian kasus Bank Century, baik Polri dan KPK diminta untuk saling cepat dalam menangkap dan menyelesaikan kasus tersebut.
"El Clasico-nya jangan hanya di kasus kemarin (Simulator SIM). Coba kasus Bank Century harus saling cepat untuk menangkap dan menghukum para tersangka. Kita seru melihat ini, dan rakyat akan memberi apresiasi," pungkasnya.
KPK dan Polri bisa bersaing memberantas korupsi layaknya El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota Tim Pengawas (Timwas) Century dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) Hendrawan Supratikno, dalam rapat Timwas Century dengan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Sutarman, dan Wakil Jaksa Agung Darmono, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/10/2012).
"Ini harus bersaing antara KPK dan Polri, ketika dalam pemberantasan korupsi. Harus buktikan siapa yang lebih cepat dalam menyelesaikan kasus korupsi. Contohnya seperti kasus simulator SIM, Polri kalah cepat dengan KPK, ini seperti El Clasico, siapa yang bersaing dalam pemberantasan korupsi kan baik," harapnya.
Dia mengatakan, hal itu dilakukan dalam penyelesaian kasus Bank Century, baik Polri dan KPK diminta untuk saling cepat dalam menangkap dan menyelesaikan kasus tersebut.
"El Clasico-nya jangan hanya di kasus kemarin (Simulator SIM). Coba kasus Bank Century harus saling cepat untuk menangkap dan menghukum para tersangka. Kita seru melihat ini, dan rakyat akan memberi apresiasi," pungkasnya.
(mhd)