Kapolri ngotot usut kasus Korlantas
Senin, 08 Oktober 2012 - 22:38 WIB
Kapolri ngotot usut kasus Korlantas
A
A
A
Sindonews.com - Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo ngotot akan terus melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator motor dan mobil di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang saat ini diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kapolri yang ditemui usai menemani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, pihaknya akan terus mengusut kasus tersebut, karena telah terjadi pelanggaran hukum dalam proses pengadaan tersebut.
"Itu kan terjadi pelanggaran hukum. Pelaksanaannya (proses penegakan hukum) seperti apa, nanti kita sesuaikan," katanay di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/10/2012).
Dia menegaskan, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan terus mengusut kasus yang melibatkan sejumlah perwiranya itu. "Iya, tetap jalan. Semua tentu berproses, apa yang menjadi arahan presiden akan kita koordinasilkan," ungkapnya.
Terkait upaya penjemputan paksa Kompol Novel, Kapolri menegaskan hal tersebut merupakan kesalahan koordanasi. "Masalah koordinasinya itu mungkin yang tidak tepat," tandasnya.
Kapolri yang ditemui usai menemani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, pihaknya akan terus mengusut kasus tersebut, karena telah terjadi pelanggaran hukum dalam proses pengadaan tersebut.
"Itu kan terjadi pelanggaran hukum. Pelaksanaannya (proses penegakan hukum) seperti apa, nanti kita sesuaikan," katanay di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/10/2012).
Dia menegaskan, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan terus mengusut kasus yang melibatkan sejumlah perwiranya itu. "Iya, tetap jalan. Semua tentu berproses, apa yang menjadi arahan presiden akan kita koordinasilkan," ungkapnya.
Terkait upaya penjemputan paksa Kompol Novel, Kapolri menegaskan hal tersebut merupakan kesalahan koordanasi. "Masalah koordinasinya itu mungkin yang tidak tepat," tandasnya.
(lil)