Dipo: Jangan terus salahkan Presiden
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 17:39 WIB
Dipo: Jangan terus salahkan Presiden
A
A
A
Sindonews.com - Ketiadaan sikap langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap kasus KPK kontra Polri membuat asumsi publik menilai SBY tidak tegas dalam menangani kasus korupsi.
Hal ini ditanggapi oleh Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, bahwa tidak melulu harus presiden yang disalahkan dan ditekan.
"Semua kan ada sistemnya, apakah harus ke Presiden semua?. Tidak selalu Presiden harus ditekan-tekan. Pasti nanti beliau akan memberi teguran," ujar Dipo dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (6/10/12).
Dipo berpendapat bahwa semua ini pun juga merupakan tugas dari Menkumham untuk mengatasi kasus tersebut.
"Lalu Menkumham untuk apa kalo semua-semuanya harus presiden," tandas Dipo.
Dipo juga menyampaikan bahwa Polisi harus tetap menjaga namanya. Sehingga citra polisi tidak hancur hanya karena ulah satu-dua oknum.
Hal ini ditanggapi oleh Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, bahwa tidak melulu harus presiden yang disalahkan dan ditekan.
"Semua kan ada sistemnya, apakah harus ke Presiden semua?. Tidak selalu Presiden harus ditekan-tekan. Pasti nanti beliau akan memberi teguran," ujar Dipo dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (6/10/12).
Dipo berpendapat bahwa semua ini pun juga merupakan tugas dari Menkumham untuk mengatasi kasus tersebut.
"Lalu Menkumham untuk apa kalo semua-semuanya harus presiden," tandas Dipo.
Dipo juga menyampaikan bahwa Polisi harus tetap menjaga namanya. Sehingga citra polisi tidak hancur hanya karena ulah satu-dua oknum.
(rsa)