Presiden diminta turun gunung
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 13:20 WIB
Presiden diminta turun gunung
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta turun gunung, menghentikan polemik antara dua lembaga penegak hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri. Karena jika tidak, dikhawatirkan akan berdampak pada penegakkan hukum.
"Ini harus dihentikan karena hanya memperlemah perjuangan dlm pemberantasan korupsi. Dua lembaga itu harus di selamatkan," ujar anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (6/10/2012).
Ditambahkan dia, konflik antara KPK dan Polri yang mencapai titik klimaks pertama, pada Jumat malam 5 Oktober 2012, rawan ditunggani oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Lebih jauh, Bambang melihat ada kepentingan asing yang sengaja ingin mengobok-obok penegakkan hukum di Indonesia dan harus tetap diwaspadai.
"Pemerintah harus mewaspadai adanya kepentingan asing melalui jaringan LSM nya di tanah air dan upaya pengalihan isu atas kasus-kasus besar yang tengah ditangani dan akan dituntaskan KPK seperti skandal Century, kasus Hambalang dan Wisma Atlet," bebernya.
Untuk itu, Bambang mengimbau masyarakat untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa. "Utamakan persatuan bangsa dan keselamatan NKRI," tegasnya.
"Ini harus dihentikan karena hanya memperlemah perjuangan dlm pemberantasan korupsi. Dua lembaga itu harus di selamatkan," ujar anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (6/10/2012).
Ditambahkan dia, konflik antara KPK dan Polri yang mencapai titik klimaks pertama, pada Jumat malam 5 Oktober 2012, rawan ditunggani oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Lebih jauh, Bambang melihat ada kepentingan asing yang sengaja ingin mengobok-obok penegakkan hukum di Indonesia dan harus tetap diwaspadai.
"Pemerintah harus mewaspadai adanya kepentingan asing melalui jaringan LSM nya di tanah air dan upaya pengalihan isu atas kasus-kasus besar yang tengah ditangani dan akan dituntaskan KPK seperti skandal Century, kasus Hambalang dan Wisma Atlet," bebernya.
Untuk itu, Bambang mengimbau masyarakat untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa. "Utamakan persatuan bangsa dan keselamatan NKRI," tegasnya.
(san)