SBY minta Menko Polhukam selesaikan persoalan KPK-Polri
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 07:49 WIB
SBY minta Menko Polhukam selesaikan persoalan KPK-Polri
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung memerintahkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) untuk segera menangani kejadian diserbunya kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh puluhan anggota polisi yang tidak berpakaian dinas.
Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden telah mengetahui apa yang terjadi di kantor KPK, dan langsung meminta Menko Polhukam menyelesaikan persoalan tersebut.
"Presiden sudah mendapatkan laporan tentang apa yang terjadi semalam di kantor KPK. Pak Menko Polhukam atas nama RI-1 langsung menelpon Kapolri, dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Sebab, kabarnya ada Provos, dan penyidik Polri datang ke KPK atas perintah Kapolri," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (6/10/2012).
Dari situ kemudian diketahui jika puluhan polisi tersebut merupakan anggota Polda Bengkulu yang ingin mengkoordinasikan penjemputan Kompol Novel Baswedan yang saat ini bekerja di KPK.
Seperti diketahui, puluhan anggota polisi dengan menggunakan pakaian bebas, dan seragam dinas mendatangi Gedung KPK untuk menjemput paksa Kompol Novel Baswedan. Dia diduga melakukan penganiayaan terhadap warga sipil, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
Kompol Novel sendiri merupakan salah satu penyidik Polri di KPK yang menangani kasus dugaan korupsi pengadaan simulator motor dan mobil di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Bahkan, dari informasi yang dihimpun diketahui jika Kompol Novel merupakan inisiator dibongkarnya kasus yang melibatkan sejumlah perwira Polri tersebut.
Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden telah mengetahui apa yang terjadi di kantor KPK, dan langsung meminta Menko Polhukam menyelesaikan persoalan tersebut.
"Presiden sudah mendapatkan laporan tentang apa yang terjadi semalam di kantor KPK. Pak Menko Polhukam atas nama RI-1 langsung menelpon Kapolri, dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Sebab, kabarnya ada Provos, dan penyidik Polri datang ke KPK atas perintah Kapolri," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (6/10/2012).
Dari situ kemudian diketahui jika puluhan polisi tersebut merupakan anggota Polda Bengkulu yang ingin mengkoordinasikan penjemputan Kompol Novel Baswedan yang saat ini bekerja di KPK.
Seperti diketahui, puluhan anggota polisi dengan menggunakan pakaian bebas, dan seragam dinas mendatangi Gedung KPK untuk menjemput paksa Kompol Novel Baswedan. Dia diduga melakukan penganiayaan terhadap warga sipil, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
Kompol Novel sendiri merupakan salah satu penyidik Polri di KPK yang menangani kasus dugaan korupsi pengadaan simulator motor dan mobil di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Bahkan, dari informasi yang dihimpun diketahui jika Kompol Novel merupakan inisiator dibongkarnya kasus yang melibatkan sejumlah perwira Polri tersebut.
(lil)