Temuan BPK, negara dirugikan Rp12,48 T

Kamis, 04 Oktober 2012 - 15:34 WIB
Temuan BPK, negara dirugikan...
Temuan BPK, negara dirugikan Rp12,48 T
A A A
Sindonews.com - Dari hasil laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semester I tahun 2012, terjadi penyimpangan yang merugikan negara sebesar Rp12,48 triliun.

Ketua BPK Hadi Purnomo melaporkan hasil tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2012).

Hadi mengungkapkan selama semester I tahun 2012, BPK menemukan sebanyak 13.105 kasus. Sebanyak 3.976 kasus senilai Rp8,92 triliun merupakan temuan ketidakpatuhan yang mengakibatkan kerugian, potensi kerugian, dan kekurangan penerimaan.

"Sisanya, sebanyak 9.129 kasus senilai Rp3,55 triliun merupakan kasus penyimpangan administrasi, ketidakhematan, ketidakefisienan, dan kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI)," kata Hadi.

Dari temuan senilai Rp8,92 triliun tersebut telah ditindaklanjuti oleh entitas yang diperiksa dengan penyerahan aset atau penyetoran ke kas negara/daerah/perusahaan atau penyerahan aset senilai Rp311,34 miliar.

Pada umumnya, lanjut Hadi, kasus kerugian banyak terjadi pada kegiatan pengadaan barang dan jasa.

Meliputi adanya kekurangan volume pekerjaan atau barang, kelebihan pembayaran, kekurangan penerimaan dari denda keterlambatan belum atau tidak dipungut, dan kasus penyimpangan belanja perjalanan dinas.

"Kita juga menemukan banyak kasus aset negara dikuasai oleh pihak lain sehingga berpotensi merugikan negara," tandasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden meminta BPK untuk menindaklanjuti. "Tentu semua akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan," ucapnya.
(maf)
Berita Terkait
Oknum Pejabat Arogan,...
Oknum Pejabat Arogan, Jaga Emosi di Ruang Publik
Empat Pemimpin Negara...
Empat Pemimpin Negara yang Paling Korupsi di Dunia
Sindir Pejabat Korup...
Sindir Pejabat Korup Banyak Gimik, Mahfud MD: Baru Keluar Penjara Sudah Pidato Perangi Koruptor
Parlemen Vietnam Tetapkan...
Parlemen Vietnam Tetapkan Vo Van Thuong sebagai Presiden Baru
Firli Bahuri Heran Ketangkap...
Firli Bahuri Heran Ketangkap KPK Bilangnya Apes
KPK Sayangkan Masih...
KPK Sayangkan Masih Ada Pejabat yang Korupsi
Berita Terkini
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved