MK endus ada gerakan pro koruptor

Rabu, 03 Oktober 2012 - 19:38 WIB
MK endus ada gerakan...
MK endus ada gerakan pro koruptor
A A A
Sindonews.com - Mahkamah Konstitusi (MK) mencium adanya gerakan melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun untuk melawan gerakan, belum diperlukan konstitusi khusus KPK.

"Regulasi sekarang masih mencukupi dan mewadahi dinamika dalam lembaga tersebut. Berlebihan kalau memasukkan KPK dalam konstitusi," kata Ketua MK Mahfud MD di Gedung MK, Jakarta, Rabu (3/10/2012).

Lebih lanjut ia mengatakan, pada dasarnya KPK adalah instrumen, bukan prinsip dari konstitusi. Lagipula, Undang-undang (UU) 30 tahun 2002 tentang KPK sudah sangat kuat.

Mantan Menteri Pertahanan ini mengakui, banyak cara yang dilakukan golongan pro koruptor untuk melemahkan KPK. Ada beberapa jalan, antara lain dengan meminjam tangan MK untuk menjalankan misi tersebut.

"Sudah 14 kali MK diminta untuk batalkan, tetapi MK selama 14 kali itu juga menyatakan KPK sah, konstitusional dan harus didukung," tegasnya.

Cara berikutnya, adalah mempersoalkan legitimasi pimpinan. Misalnya, saat mantan Ketua KPK Antasari Azhar ditahan.

Segera setelah itu muncul penyataaan dari anggota DPR, KPK tidak mempunyai legitimasi untuk beroperasi karena unsur kolektif kolegial dalam pimpinan tidak terpenuhi.

Cara yang terakhir adalah dengan mengajukan revisi UU KPK dengan harapan bisa mengurangi kewenangan saat pembahasannya.

"Memang, secara resmi tidak ada yang berani dengan konyol mengatakan saya akan lemahkan KPK. Tapi perilakunya terlihat sebagai langkah nyata untuk itu (melemahkan KPK)," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved