Pejabat bermasalah, pemerintah berpolitik praktis

Sabtu, 29 September 2012 - 16:10 WIB
Pejabat bermasalah,...
Pejabat bermasalah, pemerintah berpolitik praktis
A A A
Sindonews.com - Fungsionaris Partai Golkar Poempida Hidayatulloh Djatiutomo menilai, adanya kejanggalan dengan dirilisnya daftar pejabat bermasalah oleh Sekretariat Kabinet (Setkab). Dimana, Sekretaris Kabinet (Seskab) melakukan pemetaan dari informasi pejabat bermasalah berdasarkan partai politik (parpol) dari para pejabat terkait.

"Menurut saya ini sudah merupakan suatu politik praktis yang dilakukan oleh pemerintah. Di mana seyogianya pemerintah bersikap untuk lebih objektif dalam melaksanakan penyelenggaraan negara, cukup sudah diumumkan siapa-siapa saja para pejabat tersebut secara transparan, by name, by position," ujarnya dalam rilis yang di terima SINDO di Jakarta, Sabtu (29/9/2012).

Menurutnya, tidak perlu dilibatkan pemetaan tentang berapa banyak yang merupakan dari Parpol tertentu. Amanat Pancasila dan UUD 1945 sudah jelas sekali, pemerintah bertanggung jawab untuk mewujudkan persatuan dan Kesatuan Indonesia, dan menjaga NKRI secara utuh.

"Perilaku yang dibuat pemerintah sehubungan dengan dirilisnya daftar pejabat bermasalah itu, dapat diartikan sacara kasat mata sebagai upaya politik praktis. Hal ini lebih jauh dapat menyebabkan konflik horizontal. Ibarat politik “Divide et Impera” di zaman belanda dahulu," katanya.

Poempida mengungkapkan, pemerintah lupa jika emosional politik di daerah itu cukup tajam, dan semakin kecil ruang lingkup wilayahnya, umumnya semakin tajam persaingan politik di daerah itu. "Dengan pemetaan keterlibatan Parpol di rilis seskab tersebut, tentu berpotensi mempertajam konflik kedaerahan yang sudah ada," ungkapnya.

Anggota Komisi IX DPR ini menambahkan, tanggung jawab pemerintah dalam konteks persatuan dan pengamanan NKRI ini, patut di pertanyakan. Padahal semua sepakat, jika korupsi itu harus diberantas habis. "Namun proses penegakan hukum harus dibuat selalu obyektif dan tidak dijadikan politik pencitraan semata," tandasnya.
(kur)
Berita Terkait
Oknum Pejabat Arogan,...
Oknum Pejabat Arogan, Jaga Emosi di Ruang Publik
Empat Pemimpin Negara...
Empat Pemimpin Negara yang Paling Korupsi di Dunia
Sindir Pejabat Korup...
Sindir Pejabat Korup Banyak Gimik, Mahfud MD: Baru Keluar Penjara Sudah Pidato Perangi Koruptor
Parlemen Vietnam Tetapkan...
Parlemen Vietnam Tetapkan Vo Van Thuong sebagai Presiden Baru
Firli Bahuri Heran Ketangkap...
Firli Bahuri Heran Ketangkap KPK Bilangnya Apes
KPK Sayangkan Masih...
KPK Sayangkan Masih Ada Pejabat yang Korupsi
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved