Masih ada terduga teroris belum tertangkap
Jum'at, 28 September 2012 - 18:13 WIB
Masih ada terduga teroris belum tertangkap
A
A
A
Sindonews.com - Meski enam terduga teroris yang ditangkap di Solo telah diberangkatkan ke Jakarta, Detasemen Khusus (Densus) 88 masih akan terus memburu sisa dari kawanan terduga teroris tersebut.
Salah seorang anggota Densus 88, AKBP Ibnu mengatakan operasi penyergapan masih akan terus berlangsung. Menurut Ibnu, masih ada sejumlah anggota dari kawanan tersebut yang belum tertangkap dan dalam proses pencarian.
"Ada enam yang kemarin kita amankan di Solo. Masih ada yang belum tertangkap," ungkapnya, Jumat (28/9/2012).
Dari pengembangan yang dilakukan Densus 88, empat dari enam terduga yang berhasil diamankan diketahui merupakan ahli membuat bom. Sementara dua yang lainnya, masih dalam tahap belajar untuk membuat bom.
"Empat merupakan ahli pembuat bom, yang dua baru belajar," tandasnya.
Proses pemberangkatan para terduga melalui jalur darat dikawal oleh 17 anggota Densus 88. Tidak semua anggota Densus mengenakan seragam lengkap. Namun untuk petugas yang berada di dalam bus bersama enam para terduga mengenakan seragam lengkap.
Sementara para terduga yang dibawa mengenakan pakaian tahanan berwarna kuning yang dilengkapi dengan nomor. Para terduga dalam posisi diborgol baik tangan maupun kakinya. Sementara di bagian kepala, tertutup dengan topi hitam hingga tidak terlihat sama sekali bagian wajahnya.
Sejak awal pekan lalu Polda DIY mendapatkan titipan lima terduga teroris yang diamankan dari Solo dan sekitarnya. Jumlah tersebut merupakan sisa dari penangkapan di pekan lalu yakni sembilan terduga, namun dua orang dipulangkan ke Solo dan dua orang yang lain sudah dibawa ke Jakarta.
Sementara satu orang tambahan diperkirakan merupakan terduga yang ditangkap pada Kamis 27 September sore di Sukoharjo.
Salah seorang anggota Densus 88, AKBP Ibnu mengatakan operasi penyergapan masih akan terus berlangsung. Menurut Ibnu, masih ada sejumlah anggota dari kawanan tersebut yang belum tertangkap dan dalam proses pencarian.
"Ada enam yang kemarin kita amankan di Solo. Masih ada yang belum tertangkap," ungkapnya, Jumat (28/9/2012).
Dari pengembangan yang dilakukan Densus 88, empat dari enam terduga yang berhasil diamankan diketahui merupakan ahli membuat bom. Sementara dua yang lainnya, masih dalam tahap belajar untuk membuat bom.
"Empat merupakan ahli pembuat bom, yang dua baru belajar," tandasnya.
Proses pemberangkatan para terduga melalui jalur darat dikawal oleh 17 anggota Densus 88. Tidak semua anggota Densus mengenakan seragam lengkap. Namun untuk petugas yang berada di dalam bus bersama enam para terduga mengenakan seragam lengkap.
Sementara para terduga yang dibawa mengenakan pakaian tahanan berwarna kuning yang dilengkapi dengan nomor. Para terduga dalam posisi diborgol baik tangan maupun kakinya. Sementara di bagian kepala, tertutup dengan topi hitam hingga tidak terlihat sama sekali bagian wajahnya.
Sejak awal pekan lalu Polda DIY mendapatkan titipan lima terduga teroris yang diamankan dari Solo dan sekitarnya. Jumlah tersebut merupakan sisa dari penangkapan di pekan lalu yakni sembilan terduga, namun dua orang dipulangkan ke Solo dan dua orang yang lain sudah dibawa ke Jakarta.
Sementara satu orang tambahan diperkirakan merupakan terduga yang ditangkap pada Kamis 27 September sore di Sukoharjo.
(azh)