Gerindra belum tentu berkoalisi dengan PDIP
Rabu, 26 September 2012 - 10:36 WIB
Gerindra belum tentu berkoalisi dengan PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Sukses berkoalisi dengan PDIP di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tidak langsung membuat Partai Gerindra akan kembali berkoalisi dengan PDIP di Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Harris Bobihoe mengatakan, pihaknya masih membuka kesempatan untuk melakukan koalisi dengan partai politik (parpol) manapun, selama memiliki tujuan yang sama untuk kepentingan rakyat.
"Saya kira begitu (belum tentu dengan PDIP), siapa yang mau membela kepentingan rakyat, dan perekonomian bangsa, ayo kita berjuang sama-sama," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (26/9/2012).
Dia mengungkapkan, politik sangat dinamis dan sangat mungkin berubah hingga waktu terakhir, tergantung target dan kepentingan, serta perhitungan setiap parpol. "Kita terbuka, yang penting memperjuangkan Pak Prabowo, dan kepentingan rakyat" ujarnya.
Meski demikian, dia juga menegaskan jika hingga kini Partai Gerindra sama sekali belum berbicara serius mengenai kemungkinan untuk berkoalisi dengan parpol tertentu dalam pemilu. "Kita masih belum tahu, mungkin nanti 2013 baru ditentukan," tandasnya.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Harris Bobihoe mengatakan, pihaknya masih membuka kesempatan untuk melakukan koalisi dengan partai politik (parpol) manapun, selama memiliki tujuan yang sama untuk kepentingan rakyat.
"Saya kira begitu (belum tentu dengan PDIP), siapa yang mau membela kepentingan rakyat, dan perekonomian bangsa, ayo kita berjuang sama-sama," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (26/9/2012).
Dia mengungkapkan, politik sangat dinamis dan sangat mungkin berubah hingga waktu terakhir, tergantung target dan kepentingan, serta perhitungan setiap parpol. "Kita terbuka, yang penting memperjuangkan Pak Prabowo, dan kepentingan rakyat" ujarnya.
Meski demikian, dia juga menegaskan jika hingga kini Partai Gerindra sama sekali belum berbicara serius mengenai kemungkinan untuk berkoalisi dengan parpol tertentu dalam pemilu. "Kita masih belum tahu, mungkin nanti 2013 baru ditentukan," tandasnya.
(lil)