Bawaslu dinilai mengancam kualitas Pemilu 2014

Senin, 24 September 2012 - 05:32 WIB
Bawaslu dinilai mengancam...
Bawaslu dinilai mengancam kualitas Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Hasil seleksi anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi terus menuai protes. Bawaslu Pusat dinilai telah mencoreng kualitas penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2014 dengan memilih anggota Bawaslu Provinsi yang masih menjabat sebagai pejabat publik.

Koordinator Indonesia Budget Center (IBC) Arif Nuralam mengatakan, komposisi anggota Bawaslu Provinsi yang diisi oleh beberapa mantan pejabat publik akan mengancam integritas lembaga pengawas penyelenggaraan pemilu itu. Akibatnya, Pemilu 2014 bisa terancam menjadi tidak bersih, dan akan mengalami penurunan kualitas.

"Pemilu 2014 terancam tidak bersih dan berkualitas, karena penyelenggaranya direkrut dengan cara yang tak beres, hasilnya pun akan banyak penyelenggara bermasalah," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/9/2012).

Sebelumnya, Koordinator Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahuddin juga menyayangkan banyaknya anggota Bawaslu Provinsi masih mengemban tugas lain saat dipilih oleh Bawaslu RI.

"Misal, anggota terpilih yang berasal dari lembaga KPU di daerah. Mereka mendominasi pencalonan, mereka ini sebetulnya mau mengabdi atau berkarir? Kok lompat sana, lompat sini," ujarnya.

Seperti diketahui, Bawaslu telah melantik Bawaslu Provinsi di 24 Provinsi pada Jumat 21 September 2012 lalu. Sejumlah LSM dan pemerhati pemilu pun mempertanyakan proses pemilihan yang telah dilakukan Bawaslu setelah melihat sejumlah nama komisioner Bawaslu Provinsi yang dinilai tak berintegritas.

Salah satu komisioner Bawaslu Provinsi yang dipertanyakan adalah Teguh Purnomo, anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Teguh Purnomo dipersoalkan karena dinilai tidak beretika, sebab yang bersangkutan baru saja dilantik sebagai anggota KPU Jateng pada Mei 2012 lalu menggantikan Ida Budhiati yang kini menjadi anggota KPU RI.
(lil)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved