Manfaatkan momen, Prabowo bisa jadi Presiden

Minggu, 23 September 2012 - 12:45 WIB
Manfaatkan momen, Prabowo...
Manfaatkan momen, Prabowo bisa jadi Presiden
A A A
Sindonews.com - Terlepas dari masa lalu Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto pada zaman Orde Baru dulu, sebagian pengamat politik menyatakan jalan Prabowo menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 nanti akan mudah. Bahkan, jika dilakukan Pilpres sekarang, maka Prabowo disinyalir akan memenangkan Pilpres tersebut.

"Kalau Prabowo betul-betul ingin jadi Presiden, maka tidak berat untuk menaikkan dia (menjadi Presiden)," kata Pengamat Politik Senior, Salim Said, dalam acara Pilkada DKI Jakarta, Pemilu, dan Pilpres 2014 di Morrissey Serviced Apartment Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2012).

Kemudahan tersebut menurut Salim karena Prabowo pintar memanfaatkan momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta kemarin. Selain itu, masyarakat Indonesia yang 'lupa' terhadap track record Prabowo zaman Orde Baru dulu juga berpengaruh terhadap masyarakat yang memilihnya sebagai Presiden.

"Sehingga keburukan dia (Prabowo) tidak masalah. Yang masalah adalah bangsa kita yang lupa dengan kejadian itu. Karena kesadaran sejarah kita lemah," jelas Salim.

Pada temuan survei Pra-Pilkada dan Exit Poll putaran kedua yang dirilis Saiful Mujani research and consulting, kemenangan pasangan Jokowi-Ahok pada Pilkada putaran kedua ternyata berpengaruh terhadap pilihan masyarakat untuk memilih Prabowo menjadi Presiden.

Namun, separuh lebih dari masyarakat yang memilih Prabowo menjadi Presiden mengaku tidak mengetahui soal kasus rasial yang terjadi pada Mei tahun 1998 silam. Dimana kabar yang menyebutkan Prabowo berada di balik kasus tersebut dan dinilai sebagai orang yang harus bertanggung jawab atas hilangnya aktivis Demokrasi pada tahun 1997.

"Ada satu faktor yang nggak tau apakah sudah diperhitungkan pada survei ini. Ini umurnya (yang disurvei) berapa? Biasanya kalau sudah ada di tingkat orang-orang umur 20-an, mungkin ingatan mereka terhadap peralihan politik dari orde baru ke reformasi pasti masih ingat kerusuhan pada 1998. Kalau generasi lebih muda pasti tidak ingat lagi," ujar Salim.

Dan 'kelupaan' masyarakat inilah yang menguntungkan Prabowo untuk maju dalam Pilpres 2014 mendatang. "Mungkin ingatan kita kurang. Sehingga kita bisa lupa dengan kejadian itu (tahun '97 dan Mei '98). Dan sikap kita yang seperti itu menguntungkan orang seperti Prabowo," tukas Salim.
(ysw)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Semarang Menuju Pusat...
Semarang Menuju Pusat Investasi Hijau: Proyek Rp3 Triliun Walikota Agustina Kebanjiran Peminat
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Respons Menteri Imipas Agus Andrianto
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved