Hartati tak mau ingat SBY & Demokrat lagi
Rabu, 19 September 2012 - 16:30 WIB
Hartati tak mau ingat SBY & Demokrat lagi
A
A
A
Sindonews.com - Mantan anggota Dewan Pembina Partai (DPP) Demokrat Siti Hartati Murdaya masih berusaha menutupi rasa kecewanya terhadap Ketua DPP Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kendati tidak lagi diperdulikan SBY saat tersandung kasus, Hartati tampak berusaha tegar.
Pengusaha terkemuka itu mengaku, sudah tidak mau membahas permasalahan itu dan mengkaitkannya dengan sikap acuh SBY maupun Partai Demokrat. Padahal, Hartati mempunyai peran cukup penting dalam sukses SBY sebagai Presiden.
"Jangan kait-kaitan dengan SBY," ujar Hartati usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Rabu (19/9/2012).
Tak hanya itu, Bos PT Hardaya Inti Plantation itu, nampaknya sudah tidak mau lagi mengingat Partai Demokrat dalam kehidupannya. Dia menegaskan, dirinya sudah tidak mau lagi dikaitkan dengan Partai Demokrat.
"Saya tidak mau dikaitkan dengan mereka (Partai Demokrat)," tegasnya.
Hartati Murdaya diketahui tidak lagi menjadi anggota DPP Demokrat, sejak menjadi tersangka kasus suap Bupati Buol Amran Batalipu terkait pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Pengusaha terkemuka itu mengaku, sudah tidak mau membahas permasalahan itu dan mengkaitkannya dengan sikap acuh SBY maupun Partai Demokrat. Padahal, Hartati mempunyai peran cukup penting dalam sukses SBY sebagai Presiden.
"Jangan kait-kaitan dengan SBY," ujar Hartati usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Rabu (19/9/2012).
Tak hanya itu, Bos PT Hardaya Inti Plantation itu, nampaknya sudah tidak mau lagi mengingat Partai Demokrat dalam kehidupannya. Dia menegaskan, dirinya sudah tidak mau lagi dikaitkan dengan Partai Demokrat.
"Saya tidak mau dikaitkan dengan mereka (Partai Demokrat)," tegasnya.
Hartati Murdaya diketahui tidak lagi menjadi anggota DPP Demokrat, sejak menjadi tersangka kasus suap Bupati Buol Amran Batalipu terkait pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
(san)