Kemensos tawari Kulonprogo bedah kampung

Senin, 17 September 2012 - 21:49 WIB
Kemensos tawari Kulonprogo...
Kemensos tawari Kulonprogo bedah kampung
A A A
Sindonews.com – Kementerian Sosial (Kemensos) merespon positif kegiatan bedah rumah yang dilakukan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo.

Bahkan Kemensos menawarkan program bedah kampung untuk mempercepat pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). Program ini dapat menyasar hingga 100 rumah di satu kawasan.

Penawaran ini disampaikan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kemensos RI, Andi ZA Dulung, saat menyerahkan bantuan Rp10 juta kepada Ervin Suryani di rumahnya Pedukuhan Kiyan, Banjararum, Kecamatan Kalibawang. Bantuan diberikan untuk membantu biaya pengobatan siswi MAN Kalibawang ini.

“Kami dari Kemensos sangat mengapresiasi kegiatan bedah rumah yang dilakukan setiap hari minggu di Kulonprogo. Kami berharap program itu bisa didukung program bedah kampung dari kami. Dengan begitu jumlah RTLH bisa secepatnya turun signifikan,” kata Andi, Senin (17/9/2012)

Perhatian khusus untuk Kulonprogo melalui bedah kampung ini, kata dia, didasarkan fakta bahwa angka kemiskinan di daerah paling barat DIY ini mencapai 24 persen. Angka itu adalah yang terbesar di DIY, bahkan di atas rata-rata provinsi sebesar 16 persen, maupun nasional sebesar 11 persen.

Kadinas Soial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Kulonprogo, Riyadi Sunarto menyambut baik tawaran tersebut. Dia berjanji akan segera menindaklanjutinya untuk mempercepat menurunkan jumlah RTLH di Kulonprogo.

Dia menambahkan, bedah rumah yang dilakukan Bupati satu tahun ini semuanya murni non APBD.

“Semuanya non APBD, dengan semangat gotong-royong melalui swadaya masyarakat sebagai respon kepedulian sosial bagi warga yang masih miskin," terangnya.

Mengenai anggaran yang dimiliki, diakui Riyadi memang tidak sebanding dengan jumlah total yang memerlukan pembangunan rumah layak huni. Sehingga semua yang turut serta mengentaskan kemiskinan melalui program apa saja kami sambut baik.

Ervin Suryani putri pasangan Sardi dan Tutik merupakan salah satu keluarga penerima program keluarga harapan (PKH). Ervin mengalami kecelakaan hingga harus menjalani operasi otak di salah satu rumah sakit di Yogyakarta.
(ysw)
Berita Terkait
Wujud Kepedulian Pertamina...
Wujud Kepedulian Pertamina pada Anak Yatim Piatu
Asabri Salurkan Bantuan...
Asabri Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera
Optik Tunggal Perluas...
Optik Tunggal Perluas Jangkauan CSR ke Daerah Terpencil
Pertamina EP Tuntaskan...
Pertamina EP Tuntaskan 354 Program Sosial hingga September 2025
Inisiatif WINGS for...
Inisiatif WINGS for UNICEF untuk Wujudkan Sekolah Sehat dan Ramah Lingkungan di Indonesia
Gandeng Baznas, BKI...
Gandeng Baznas, BKI Jalankan Program Sosial di Sekitar Wilayah Operasi
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved