Usai diperiksa, Mirwan dan Olly kabur
Selasa, 11 September 2012 - 14:05 WIB
Usai diperiksa, Mirwan dan Olly kabur
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI Olly Dondokambey dan Mirwan Amir yang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, langsung kabur usai diperiksa. Keduanya mengaku hanya ditanya KPK tentang Fahd El Fouz.
Olly yang menjalani pemeriksaan selama tiga jam terkait dengan kasus korupsi proyek Dana Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPID) terihat selesai lebih dulu dibanding mirwan. Olly keluar gedung KPK sekira pukul 12.45 WIB.
Ia mengaku dicecar mengenai hubungannya dengan Fahd El Fouz. "Orang cuma ditanya kenal Fahd doang ko," kata Olly sembari memasuki mobil yang telah menunggu di pelataran KPK, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Sementara itu, mantan pimpinan Banggar Mirwan Amir coba menghindari media dengan menyusup bersamaan dengan keluarnya Olly. Kader partai Demokrat itu pun tidak mau berbicara banyak mengenai kasus yang disebut sebut ada dana yang mengalir ke rekeningnya.
"Sama dengan Olly, sama dengan Olly," kata Mirwan sembari masuk ke dalam mobil yang ditumpangi Olly.
Seperti diketahui, nama pimpinan banggar kerap disebut dalam kasus DPID. Tidak hanya dikatakan sejumlah saksi di kantor KPK, bahkan di pengadilan.
Olly yang menjalani pemeriksaan selama tiga jam terkait dengan kasus korupsi proyek Dana Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPID) terihat selesai lebih dulu dibanding mirwan. Olly keluar gedung KPK sekira pukul 12.45 WIB.
Ia mengaku dicecar mengenai hubungannya dengan Fahd El Fouz. "Orang cuma ditanya kenal Fahd doang ko," kata Olly sembari memasuki mobil yang telah menunggu di pelataran KPK, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Sementara itu, mantan pimpinan Banggar Mirwan Amir coba menghindari media dengan menyusup bersamaan dengan keluarnya Olly. Kader partai Demokrat itu pun tidak mau berbicara banyak mengenai kasus yang disebut sebut ada dana yang mengalir ke rekeningnya.
"Sama dengan Olly, sama dengan Olly," kata Mirwan sembari masuk ke dalam mobil yang ditumpangi Olly.
Seperti diketahui, nama pimpinan banggar kerap disebut dalam kasus DPID. Tidak hanya dikatakan sejumlah saksi di kantor KPK, bahkan di pengadilan.
(ysw)