PKS efektifkan struktur di daerah
Selasa, 04 September 2012 - 08:31 WIB
PKS efektifkan struktur di daerah
A
A
A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera akan berupaya keras memberdayakan strukturnya hingga ke tingkat terbawah untuk menyosialisasikan visi dan misi partai, pencapaian dan prestasi, serta kontribusi sosial kepada masyarakat.
Ketua Bidang Pemenangan Pemilu-Pemilukada (BP3) DPP PKS Syahfan Badri Sampurno mengatakan, agenda penambahan struktur sejalan dengan pertambahan suara dan kursi di parlemen.Menurut anggota Komisi V DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu ini, jika struktur bekerja dengan baik, PKS yakin target tiga besar pada Pemilu 2014 bisa dicapai.
“Kami optimistis mampu menambah kursi DPR dan DPRD di seluruh Indonesia. Prediksi kami,bisa mencapai 8- 9 persen suara pada 2014 meski hasil survei menunjukkan suara PKS rata-rata di angka 3 persen,” katanya di sela mendaftarkan PKS sebagai parpol calon peserta Pemilu 2014 di Gedung KPU, Jakarta, Senin 3 September 2012.
Infrastruktur yang lebih merata dan bertambahnya tokoh-tokoh di tingkat lokal, kata Syahfan, membuat PKS yakin dengan kemampuan mesin partai mendulang suara lebih banyak dari perolehan pada Pemilu 2009 sebesar 7,3 persen.
PKS kemarin membawa tujuh kontainer berkas persyaratan pendaftaran ke KPU antara lain surat keputusan pengangkatan pengurus PKS tingkat pusat dan tujuh wilayah dakwah se-Indonesia. Para ketua bidang wilayah dakwah kemarin turut hadir mengantarkan berkas.Mereka dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Indonesia Timur, Bali-NTBNTT, Jawa Tengah-Jawa Timur-DI Yogyakarta, dan Jawa Barat-DKI Jakarta-Banten.
Syahfan mengklaim PKS berhasil memenuhi jumlah kepengurusan di seluruh provinsi, 85 persen pengurus dari 497 kota/ kabupaten di seluruh Indonesia, dan 60 persen pengurus dari sekitar 6.000 kecamatan di Indonesia. Pada Pemilu 2009, PKS baru mampu memenuhi 80 persen kepengurusan kabupaten/ kota dan 50 persen di tingkat kecamatan. Meski begitu, PKS masih terkendala dalam memenuhi persyaratan kartu tanda anggota (KTA).
“Target kami, syarat KTA bisa dilengkapi pada 5-6 September 2012,” janjinya.
Sementara itu, Sekjen DPP PKS Anis Matta mengungkapkan, partainya sudah menetapkan pedoman seleksi internal untuk para bakal calon anggota legislatif (caleg). Dia memaparkan, PKS akan mengevaluasi terlebih dulu kinerja kader yang saat ini duduk di parlemen. Kinerja dan kontribusi setiap daerah pemilihan (dapil) pun tak luput dari evaluasi.
PKS pun mengevaluasi kepribadian kader, bahkan bendahara melakukan penilaian aspek kontribusi, iuran,maupun infak di internal partai.
“Halhal mendasar seperti ini akan mendukung target perolehan suara PKS,”katanya.
Sementara itu, parpol lain yang kemarin mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2014 ke KPU adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), dan Partai Buruh.
Dengan demikian,hingga kemarin sudah 20 parpol yang mendaftar ke KPU. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, partainya menyerahkan daftar kepengurusan sebanyak 10.771 orang terdiri atas pengurus pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota.
“Di antaranya 35,29 persen adalah perempuan atau sama dengan 3.801 orang,” ujarnya.
Menurut dia,Gerindra mendaftarkan berkas kepengurusan di 33 provinsi, 497 kota/kabupaten, dan 98 persen dari 6.694 kecamatan di seluruh Indonesia. Sejumlah pengurus pusat Gerindra yang hadir saat pendaftaran antara lain Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi,Wakil Ketua Umum Fadli Zon, dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.
Ketua Bidang Pemenangan Pemilu-Pemilukada (BP3) DPP PKS Syahfan Badri Sampurno mengatakan, agenda penambahan struktur sejalan dengan pertambahan suara dan kursi di parlemen.Menurut anggota Komisi V DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu ini, jika struktur bekerja dengan baik, PKS yakin target tiga besar pada Pemilu 2014 bisa dicapai.
“Kami optimistis mampu menambah kursi DPR dan DPRD di seluruh Indonesia. Prediksi kami,bisa mencapai 8- 9 persen suara pada 2014 meski hasil survei menunjukkan suara PKS rata-rata di angka 3 persen,” katanya di sela mendaftarkan PKS sebagai parpol calon peserta Pemilu 2014 di Gedung KPU, Jakarta, Senin 3 September 2012.
Infrastruktur yang lebih merata dan bertambahnya tokoh-tokoh di tingkat lokal, kata Syahfan, membuat PKS yakin dengan kemampuan mesin partai mendulang suara lebih banyak dari perolehan pada Pemilu 2009 sebesar 7,3 persen.
PKS kemarin membawa tujuh kontainer berkas persyaratan pendaftaran ke KPU antara lain surat keputusan pengangkatan pengurus PKS tingkat pusat dan tujuh wilayah dakwah se-Indonesia. Para ketua bidang wilayah dakwah kemarin turut hadir mengantarkan berkas.Mereka dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Indonesia Timur, Bali-NTBNTT, Jawa Tengah-Jawa Timur-DI Yogyakarta, dan Jawa Barat-DKI Jakarta-Banten.
Syahfan mengklaim PKS berhasil memenuhi jumlah kepengurusan di seluruh provinsi, 85 persen pengurus dari 497 kota/ kabupaten di seluruh Indonesia, dan 60 persen pengurus dari sekitar 6.000 kecamatan di Indonesia. Pada Pemilu 2009, PKS baru mampu memenuhi 80 persen kepengurusan kabupaten/ kota dan 50 persen di tingkat kecamatan. Meski begitu, PKS masih terkendala dalam memenuhi persyaratan kartu tanda anggota (KTA).
“Target kami, syarat KTA bisa dilengkapi pada 5-6 September 2012,” janjinya.
Sementara itu, Sekjen DPP PKS Anis Matta mengungkapkan, partainya sudah menetapkan pedoman seleksi internal untuk para bakal calon anggota legislatif (caleg). Dia memaparkan, PKS akan mengevaluasi terlebih dulu kinerja kader yang saat ini duduk di parlemen. Kinerja dan kontribusi setiap daerah pemilihan (dapil) pun tak luput dari evaluasi.
PKS pun mengevaluasi kepribadian kader, bahkan bendahara melakukan penilaian aspek kontribusi, iuran,maupun infak di internal partai.
“Halhal mendasar seperti ini akan mendukung target perolehan suara PKS,”katanya.
Sementara itu, parpol lain yang kemarin mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2014 ke KPU adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), dan Partai Buruh.
Dengan demikian,hingga kemarin sudah 20 parpol yang mendaftar ke KPU. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, partainya menyerahkan daftar kepengurusan sebanyak 10.771 orang terdiri atas pengurus pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota.
“Di antaranya 35,29 persen adalah perempuan atau sama dengan 3.801 orang,” ujarnya.
Menurut dia,Gerindra mendaftarkan berkas kepengurusan di 33 provinsi, 497 kota/kabupaten, dan 98 persen dari 6.694 kecamatan di seluruh Indonesia. Sejumlah pengurus pusat Gerindra yang hadir saat pendaftaran antara lain Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi,Wakil Ketua Umum Fadli Zon, dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.
(mhd)