BIN: Masyarakat kota besar waspada terorisme

Senin, 03 September 2012 - 16:44 WIB
BIN: Masyarakat kota...
BIN: Masyarakat kota besar waspada terorisme
A A A
Sindonews.com - Badan Intelijen Negara (BIN) minta masyarakat tetap mewaspadai aksi terorisme yang marak terjadi di kota-kota besar.

"Saya pikir kota lain seperti kota-kota besar tetap waspada," ujar Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Marciano Norman di Istana Negara Jakarta, Senin (3/9/2012).

Para tokoh agama, sambung Marciano, memiliki peran yang sangat penting dalam mengendalikan aksi terorisme di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pemahaman yang benar tentang makna jihad yang sering disalah tafsirkan.

"Semua harus berperan. Tokoh-tokoh ulama juga mengingatkan semua umatnya untuk tidak mudah terhasut dan lain sebagainya. Memberikan pemahaman yang jelas tentang jihad," paparnya.

Terkait sumber pendanaan kelompok teroris, dia mengatakan pihaknya masih terus menelusuri. "Itu masih dalam upaya kita untuk mencari. Karena pendanaan itu sekarang tidak mesti dalam jumlah yang besar. Meski kecil, jika dibiarkan terus-menerus juga bisa menjadi lebih besar," terangnya.

Seperti diberitakan, baku tembak terjadi di Jalan Veteran, Solo pada Jumat, 31 Agustus 2012 malam antara pengendara sepeda motor yang diduga teroris dengan anggota Densus 88. Tiga orang dikabarkan tewas dalam baku tembak tersebut.

Dua orang yang tewas dari pihak terduga teroris dan satu orang personel tim Densus 88 atas nama Bripda Suherman. Sedangkan satu orang lainnya ditangkap hidup-hidup di Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Sebelumnya, pada Kamis, 30 Agustus 2012, seorang polisi menjadi korban penembakan orang tidak dikenal di Pos Polisi Plasa Singosaren, Solo, Jawa Tengah.

Setelah sempat kritis dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah, namun nyawa Bripka Dwi Data tak bisa diselamatkan. Dia tewas setelah dadanya tertembus timah panas oleh pelaku.

Pada Jumat, 17 Agustus 2012 lalu, pos pengamanan Lebaran di perempatan Gemblekan, Jalan Yos Sudarso, Solo, Jawa Tengah, diberondong tembakan oleh dua orang tidak dikenal yang menaiki sepeda motor. Pelaku juga melempar granat.

Akibatnya dua polisi terluka yaitu Bripka Hendro dan Briptu Kukuh. Bripka Hendro sehari-hari bertugas di Mapolsek Serengan terkena tembakan di pinggul.

Sedangkan Briptu Kukuh, anggota Satlantas Polres Solo, terkena tembakan di bagian kaki. Dua polisi yang tertembak langsung di bawa ke RS Kasih Ibu untuk menjalani perawatan.
(san)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved