BNPT: Teroris di Solo kelompok JAT
Senin, 03 September 2012 - 16:14 WIB
BNPT: Teroris di Solo kelompok JAT
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT) Ansyad Mbai menuding, teroris yang tewas dalam aksi baku tembak dengan Densus 88 di Solo beberapa hari lalu, yakni Farhan dan Mukhsin, berasal dari kelompok jaringan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir.
"Iya JAT. Itu dari Hisbah Solo, kemudian juga masuk di kelompok Mujahidin Jakarta. Jaringanya itu-itu juga. Komandannya (Baasyir) tetap," ujar Ansyad di Istana Negara Jakarta, Senin (3/9/2012).
Ansyad mengatakan, kelompok teroris ini masih memiliki kekuatan yang cukup kuat, baik dari segi pendanaan maupun kaderisasi. "Ya kuat. Masih kuat. Komandannya masih berkoar-koar," terangnya.
Sumber pendanaan kelompok ini, sambung Ansyad, berasal dari berbagai macam cara. "Dari hacker, MLM online, speed cash online, merampok. Dana dari langit pun kalau ada mereka ambil," ketusnya.
"Iya JAT. Itu dari Hisbah Solo, kemudian juga masuk di kelompok Mujahidin Jakarta. Jaringanya itu-itu juga. Komandannya (Baasyir) tetap," ujar Ansyad di Istana Negara Jakarta, Senin (3/9/2012).
Ansyad mengatakan, kelompok teroris ini masih memiliki kekuatan yang cukup kuat, baik dari segi pendanaan maupun kaderisasi. "Ya kuat. Masih kuat. Komandannya masih berkoar-koar," terangnya.
Sumber pendanaan kelompok ini, sambung Ansyad, berasal dari berbagai macam cara. "Dari hacker, MLM online, speed cash online, merampok. Dana dari langit pun kalau ada mereka ambil," ketusnya.
(san)