Delapan Dekan UI kembali bertugas

Senin, 03 September 2012 - 09:45 WIB
Delapan Dekan UI kembali...
Delapan Dekan UI kembali bertugas
A A A
Sindonews.com - Delapan Dekan Universitas Indonesia (UI) yang sebelumnya sempat diberhentikan mantan Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri pada awal Agustus 2012 kembali bertugas seperti biasa.

Kedelapan dekan tersebut dengan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Muhammad Anis pada Sabtu 1 September 2012 lalu, melakukan pertemuan dengan Pejabat Sementara (Pjs) Rektor UI Djoko Santoso di Ruang Rektorat UI Lantai 2.

"Sejak Selasa (28 Agustus 2012 lalu), semua dekan sudah kembali menjabat di fakultas masing-masing. Tugas dan kewenangannya sama seperti yang lalu-lalu,” tandas Djoko Santoso di Jakarta, Minggu 2 September 2012.

Kedelapan dekan tersebut adalah Dekan Fakultas Ilmu Budaya Bambang Wibawarta, Dekan Fakultas Teknik Bambang Sugiarto, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Bambang Wispriyono, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Adi Basukriadi, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Bambang Irawan, Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Dewi Irawaty, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Bambang Shergi Laksmono, dan Dekan Fakultas Kedokteran UI Ratna Sitompul.

Djoko mengatakan, setelah dilakukan rapat Majelis Wali Amanat (MWA) pada Senin 27 Agustus 2012 lalu, surat keputusan (SK) yang sempat dikeluarkan Gumilar terkait pemberhentian sejumlah dekan di UI telah ditarik.

"Dengan demikian, para dekan tersebut aktif kembali keesokan harinya pada Selasa (28 Agustus 2012),” tandas Djoko Santoso yang juga Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI Muhammad Anis mengatakan, proses pergantian dekan memang seyogianya menunggu diputuskannya rektor baru UI periode 2012–2017.

"Dari dulu memang sudah ada kesepakatan, menunggu rektor baru dulu baru pemilihan dekan. Apabila dekan sudah dipilih duluan sebelum rektor baru muncul, nanti rektor barunya merasa tidak diikutsertakan. Sama halnya jika incumbent terpilih lagi, maka dia juga bisa memilih para dekan yang memiliki chemistry dengannya,” kata Muhammad Anis.
(mhd)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Komjak Janji Awasi Jaksa...
Komjak Janji Awasi Jaksa yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Semarak Harlah PKB,...
Semarak Harlah PKB, Panji Bangsa Harap Perkokoh Nilai Kebangsaan Generasi Muda
PUI Apresiasi Komitmen...
PUI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Pemberantasan Korupsi
Mantan Pimpinan KPK:...
Mantan Pimpinan KPK: Febrie Adriansyah dan Keluarga Harus Dapat Perlindungan Tingkat Tinggi
KPK Tak Bisa Ambil Alih...
KPK Tak Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah seperti Pungut Barang di Jalan
Anggota BPK Bobby Rizaldi...
Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar soal Pengaturan Status Opini WTP Pemkab Muara Enim
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved