Warga Syiah ajukan 6 tuntutan ke SBY

Jum'at, 31 Agustus 2012 - 20:15 WIB
Warga Syiah ajukan 6...
Warga Syiah ajukan 6 tuntutan ke SBY
A A A
Sindonews.com - DPP Ahlulbait Indonesia mengirimkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait penyerangan warga Syiah di Sampang, Madura, Jawa Timur.

Surat tersebut mencantumkan enam tuntutan. Di antaranya adalah meminta pembatalan fatwa sesat yang pernah dikeluarkan MUI Jawa Timur dan menolak relokasi yang pernah ditawarkan pemerintah.

Menurut Sekretaris Jenderal DPP Ahlulbait Indonesia Ahmad Hidayat, pihaknya menolak tawaran pemerintah agar warga Syiah di Sampang direlokasi.

"Kami menolak relokasi warga Syiah di Sampang. Mereka lahir dan besar di situ, nenek moyangnya juga di situ,” sebut dia di Jakarta, Jumat (31/8/2012).

Poin lain yang menjadi tuntutan, pihaknya meminta pemerintah memulihkan hak-hak korban, termasuk membangunkan rumah warga yang hancur, mengganti harta benda yang dijarah, serta jaminan perlindungan keamanan.

Sehingga, warga Syiah bisa lekas kembali ke rumahnya masing-masing menjalani kehidupan yang normal.

Poin tuntutan keempat yaitu, meminta agar pemerintah melibatkan warga Syiah (dalam hal ini diwakili Ahlulbait Indonesia) dalam setiap musyawarah terkait hak-hak warga Syiah Sampang.

Mereka juga menuntut agar semua bentuk kriminalisasi atas warga Syiah dihentikan, termasuk terhadap Ustad Tajul Muluk yang dipidana dua tahun penjara.

"Kami juga menuntut pemerintah menindak dan mengadili kawanan penyerang di Sampang berikut otak di balik tragedi berdarah itu," tuturnya.

Kabar yang menyebutkan, adanya kebencian warga Sampang terhadap muslim syiah tidaklah sepenuhnya benar. Buktinya, pascapenyerangan tersebut ada sebagian warga Syiah yang justru dirawat dan dijaga di rumah-rumah warga muslim Sunni.

Mereka yang memberikan perlindungan itu bahkan menjamin warga Syiah yang tinggal di rumahnya akan aman, sehingga tidak perlu dijemput dan dibawa ke pengungsian.

“Ini poin penting. Jadi, warga di kalangan sekitar desa itu tidak menolak,” sebut Ahmad.

Berdasarkan update data pengungsi yang dia dapatkan, warga Syiah yang tinggal di GOR hingga Kamis 30 Agustus malam lebih dari 300 jiwa.

Sementara jumlah warga muslim Syiah di Sampang keseluruhan sekitar 600 jiwa. Sisanya ada yang bersembunyi di rumah-rumah warga.
(lns)
Berita Terkini
Breaking News: Prabowo...
Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Jelang Dilantik sebagai...
Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Tiba di Istana Negara
Prabowo Lantik Pimpinan...
Prabowo Lantik Pimpinan Lembaga Universitas RI Sore Ini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved