Pengadaan tank Leopard belum diteken

Sabtu, 25 Agustus 2012 - 07:01 WIB
Pengadaan tank Leopard...
Pengadaan tank Leopard belum diteken
A A A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menegaskan sejauh ini penandatanganan kontrak pengadaan tank tempur utama (main battle tank/MBT) Leopard belum dilakukan. Pemerintah memastikan tidak akan membeli Leopard dari Belanda, tetapi beralih ke Jerman.

Purnomo menerangkan, setelah ada perubahan rencana pembelian dari Belanda ke Jerman, dirinya belum menerima lagi berkas laporannya. Namun dirinya sudah mendengar bahwa proses tersebut sudah berjalan di tataran bawah.

"Belum (tanda tangan kontrak). Kenapa saya katakan belum karena belum naik ke saya," ujarnya di Jakarta, Jumat 24 Agustus 2012.

Dia menjelaskan, untuk sampai dilakukan kontrak Kementerian Pertahanan butuh proses panjang. Prosesnya itu dimulai dari Mabes TNI AD, kemudian ke Mabes TNI dan berlanjut ke tim evaluasi pengadaan yang dipimpin Sekjen Kemhan dan disampaikan ke ketua high level committee (HLC) yaitu Wamenhan.

Selanjutnya ke Irjen sebagai ketua tim TKP3B (tim konsultasi pencegahan penyimpangan pengadaan barang dan jasa). "Setelah ketiga-tiganya setuju baru ke saya. Kalau ada satu saja yang disenting opinion, saya ndak mau teken. Jadi sangat ketat pengawasannya," bebernya.

Lamanya waktu hingga dilakukan kontrak tergantung pada proses di bawah tersebut. "Saya sekarang belum bisa berikan keterangan karena belum sampai ke meja saya," kata dia.

Dia menambahkan, Leopard yang akan dibeli berbobot 60 ton, karena dari laporan tim TNI AD, pilihan Leopard ada 60 ton dan 62 ton. Dengan berat seperti itu, dia yakin tetap sesuai dengan kondisi geografis Indonesia, apalagi tank ini bisa 'berenang' di sungai.

Pemilihan tank berat ini juga telah melalui kajian tim kavaleri TNI AD. "Kalau beli tank itu enggak hanya tank saja, tapi juga katrol dan macam-macamnya, dan dengan harga lebih murah itu kita bisa dapat banyak sekali," imbuh Purnomo.
(hyk)
Berita Terkait
Jerman Pamerkan Tank...
Jerman Pamerkan Tank KF51 Panther, Punya Spesifikasi Lebih Canggih dari Leopard 2
Intip Perbedaan Tank...
Intip Perbedaan Tank Leopard 1 vs Leopard 2, Lebih Kuat Mana?
5 Tank Tercepat di Dunia,...
5 Tank Tercepat di Dunia, Leopard Jerman dan Armata Rusia Jagoannya
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Tank Harimau vs Leopard 2, Mana Lebih Hebat?
Jerman Minta Swiss Jual...
Jerman Minta Swiss Jual Kembali Tank Leopard 2
4 Tank yang Diterima...
4 Tank yang Diterima Ukraina dari Eropa, Ada Leopard hingga AMX-10RC
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved