Sistem rekrutmen hakim perlu diperketat

Minggu, 19 Agustus 2012 - 05:00 WIB
Sistem rekrutmen hakim...
Sistem rekrutmen hakim perlu diperketat
A A A
Sindonews.com - Penangkapan hakim tindak pidana korupsi (tipikor) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan penyuapan, semakin mencoreng citra sang pengadil. Oleh karena itu sistem perekrutan terhadap hakim termasuk hakim ad hoc harus lebih diperketat dengan melibatkan pengawasan dari masyarakat.

"Sistem rekrutmen hakim perlu diperketat dengan melibatkan pengawasan masyarakat," kata Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia Gandjar L Bondan di Jakarta, Sabtu (18/8/2012).

Dengan penangkapan tersebut maka pihak-pihak terkait harus lebih waspada. Karena kasus tersebut membuka pintu gerbang adanya jaringan mafia yang bisa memperlemah pihak-pihak tertentu untuk memberantas korupsi.

"Ad hoc tidak menjamin, proses rekrutmen rentan penyusup," pungkas Gandjar.

Tidak hanya sistem perekrutan yang perlu diperbaiki, tapi kualitas hakim yang sudah ada saat ini juga perlu ditingkatkan.

"Hakim yang ada pun perlu peningkatan kualitas. Kejahatan dan ilmu pengetahuan kan terus berkembang," jelas Gandjar.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, petugas KPK berhasil menangkap tangan Kartini Juliana Mandalena Marpaung yang merupakan Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Semarang, Heru Kisbandono yang merupakan hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Pontianak, dan Sri Dartutik, swasta.

Kartini diduga menerima uang suap penanganan perkara tindak pidana korupsi terkait pemeliharaan mobil dinas di Sekretariat DPRD Grobogan, Jawa Tengah. Diduga uang suap tersebut diberikan oleh Sri dengan perantara Heru.

Petugas KPK berhasil menyita Barang bukti berupa dua buah mobil yang saat ini dititipkan di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, dan uang sebesar 150 juta yang sudah di bawa ke KPK. KPK sendiri telah menetapkan status tersangka terhadap ketiganya.
(hyk)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved