Ruhut tuding Antasari bohong
Kamis, 16 Agustus 2012 - 15:27 WIB
Ruhut tuding Antasari bohong
A
A
A
Sindonews.com - Pasca pengakuan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar di program acara Metro Realitas Metro TV beberapa waktu lalu, beragam reaksi bermunculan. Setelah pihak Istana dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan bantahannya, Ketua Komunikasi dan Info DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul tak mau kalah.
Ruhut menuding, apa yang telah dikatakan oleh Antasari di dalam testimoninya merupakan pembohongan, tidak sesuai fakta.
"Beliau itu (SBY) berbicara dengan hati yang sangat jujur. Tidak benar, apa yang dikatakan oleh Antasari," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/8/201).
Apa yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hanya untuk meluruskan pemberitaan tentang Century itu tidak benar, tidak sesuai fakta yang ada. "Agar menjernihkan masalah," kata anggota KOmisi III DPR itu.
Politikus yang cukup eksentrik ini mengatakan, testimoni Antasari itu masih perlu diklarifikasi kebenarannya di DPR.
"Kalau kaitan dengan apa yang dikatakan pak Antasari, saya ingin menyampaikan, kawan-kawan kan tahu sedemikian banyak saksi pada waktu kejadian itu," kata dia.
Sebelumnya, melalui Metro Realitas yang membahas soal kasus bailout Bank Century Antasari mengaku diundang oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pertemuan terbatas Kamis 9 Oktober 2008 lalu ke Istana. Pertemuan terbatas itu membahas tentang bailout Bank Century.
Namun, hal itu dibantah oleh Presiden SBY dalam keterangannya Rabu 15 Agustus 2012 kemarin malam.
Ruhut menuding, apa yang telah dikatakan oleh Antasari di dalam testimoninya merupakan pembohongan, tidak sesuai fakta.
"Beliau itu (SBY) berbicara dengan hati yang sangat jujur. Tidak benar, apa yang dikatakan oleh Antasari," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/8/201).
Apa yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hanya untuk meluruskan pemberitaan tentang Century itu tidak benar, tidak sesuai fakta yang ada. "Agar menjernihkan masalah," kata anggota KOmisi III DPR itu.
Politikus yang cukup eksentrik ini mengatakan, testimoni Antasari itu masih perlu diklarifikasi kebenarannya di DPR.
"Kalau kaitan dengan apa yang dikatakan pak Antasari, saya ingin menyampaikan, kawan-kawan kan tahu sedemikian banyak saksi pada waktu kejadian itu," kata dia.
Sebelumnya, melalui Metro Realitas yang membahas soal kasus bailout Bank Century Antasari mengaku diundang oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pertemuan terbatas Kamis 9 Oktober 2008 lalu ke Istana. Pertemuan terbatas itu membahas tentang bailout Bank Century.
Namun, hal itu dibantah oleh Presiden SBY dalam keterangannya Rabu 15 Agustus 2012 kemarin malam.
(mhd)