Pemanggilan Antasari bisa ciptakan kegaduhan politik

Kamis, 16 Agustus 2012 - 14:21 WIB
Pemanggilan Antasari...
Pemanggilan Antasari bisa ciptakan kegaduhan politik
A A A
Sindonews.com - Pemanggilan Antasari Azhar oleh tim pengawas (timwas) kasus Bank Century bisa berakibat munculnya kegaduhan politik baru. Pasalnya, kasus Bank Century saat ini telah masuk dalam ranah hukum, dan sedang dituntaskan oleh penegak hukum.

"Dasarnya apa memanggil (Antasari), pernyataannya kan sudah diluruskan. (Pemanggilan Antasari) akan membuat kegaduhan politik," kata Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/8/2012).

Dia mengungkapkan, tujuan dibentuknya timwas kasus Bank Century adalah untuk memastikan rekomendasi DPR bisa dilaksanakan dengan baik oleh penegak hukum. Untuk itu, sebaiknya penanganan kasus itu sebaiknya diserahkan kepada penegak hukum.

"Ranahnya sekarang sudah hukum. Mestinya tidak usah ditarik lagi ke politik, kalau mau konsisten," ujarnya.

Menurutnya, pengakuan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar yang menyebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat memimpin rapat untuk membahas Bank Century sarat muatan politik, untuk menjatuhkan kredibilitas pemerintah.

Sebelumnya, timwas kasus Bank Century mengagendakan pemanggilan Antasari Azhar, dan mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji. Keduanya dinilai mengetahui detail kronologi terjadinya penggelontoran dana talangan (bailout) Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.

Anggota timwas Century dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Yani mengatakan, urgensi timwas memanggil Antasari, adalah untuk mengklarifikasi pernyataannya di sebuah stasiun televisi swasta, bahwa Presiden SBY pernah memimpin rapat terkait rencana bailout Bank Century.

"Penting bagi timwas untuk panggil Antasari sekaligus mengklarifikasinya, karena menyangkut pengakuan rapat dipimpin Presiden SBY. Walau secara substansi ada berbeda dari pendapat kuasa hukum, setelah rapat, Gubernur BI (Boediono) mendatangi Ketua KPK (Antasari)," katanya.
(lil)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved