Pong: Tak becus, Menpora harus mundur
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 15:11 WIB
Pong: Tak becus, Menpora harus mundur
A
A
A
Sindonews.com - Buruknya prestasi atlit Indonesia di ajang Olimpiade London membuat Pong Harjatmo kembali menunjukkan sikap uniknya. Kali ini, Pong mendatangi Gedung KPK dan meminta agar Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng untuk mundur.
Mantan artis era 1980-an ini menganggap, Andi Mallarangeng harus bertanggung jawab terkait terpuruknya prestasi Indonesia di Olimpiade London 2012. Andi dianggap hanya mengejar proyek sehingga atlit yang dipersiapkan kurang maksimal.
"Menpora harus mundur karena dia gagal juga mengangkat prestasi atlit Olimpiade. Dia cuma ngejar proyek kok. Buktinya menyiapkan atlit Oimpiade saja enggak becus," kata Pong di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/8/2012).
Jika Andi dapat menjalankan tugasnya sebagai Menpora dengan benar, maka Indonesia setidaknya dapat membawa pulang satu emas mengingat sejak cabang bulutangkis di pertandingkan, emas sudah menjadi tradisi Indonesia.
"Ini (atlit) yang kita jagokan saja tiga bulan sebelum berangkat baru masuk pelatihan nasional. Dulu Susi Susanti saja satu tahun. Jadi Menpora apa kalau begitu," kata Pong.
Mantan artis era 1980-an ini menganggap, Andi Mallarangeng harus bertanggung jawab terkait terpuruknya prestasi Indonesia di Olimpiade London 2012. Andi dianggap hanya mengejar proyek sehingga atlit yang dipersiapkan kurang maksimal.
"Menpora harus mundur karena dia gagal juga mengangkat prestasi atlit Olimpiade. Dia cuma ngejar proyek kok. Buktinya menyiapkan atlit Oimpiade saja enggak becus," kata Pong di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/8/2012).
Jika Andi dapat menjalankan tugasnya sebagai Menpora dengan benar, maka Indonesia setidaknya dapat membawa pulang satu emas mengingat sejak cabang bulutangkis di pertandingkan, emas sudah menjadi tradisi Indonesia.
"Ini (atlit) yang kita jagokan saja tiga bulan sebelum berangkat baru masuk pelatihan nasional. Dulu Susi Susanti saja satu tahun. Jadi Menpora apa kalau begitu," kata Pong.
(ysw)