JK tunggu KPK ungkap sang menteri
Kamis, 09 Agustus 2012 - 20:39 WIB
JK tunggu KPK ungkap sang menteri
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) nampaknya tidak sabar untuk segera mengetahui siapa Menteri aktif yang akan segera ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kita tunggu saja KPK untuk melakukan itu," kata JK kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/8/2012).
Walau demikian, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) ini enggan berkomentar lebih banyak lagi. Saat ditanya oleh awak media, apakah penetapan itu akan berpengaruh kepada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II itu?
"Tergantung, dari mana saja menteri itu nantinya," jawabnya singkat.
Pria yang sempat disebut-sebut sebagai Bapak Perdamaian ini mengatakan, KPK menjanjikan akan segera menyeret seorang menteri terkait kasus korupsi yang saat ini tengah ditangani lembaga superbodi itu.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, penetapan tersangka tersebut paling lambat akan dilakukan tahun ini. "Beri kami waktu setengah tahun lagi, cita-cita itu terwujud," kata Bambang di kantor KPK, Jakarta Selasa 7 Agustus 2012 lalu.
Bambang melontarkan hal itu menanggapi Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang didaulat menjadi pembicara dalam diskusi yang berlangsung di KPK. Pramono mengatakan, KPK harus berani menjerat para pejabat aktif bila terlibat dalam sebuah kasus korupsi.
Ketika disinggung siapakah menteri yang dimaksud, Bambang menolak mengungkapnya. Bambang juga berkilah mengaitkan si menteri itu dalam kasus korupsi pengadaan proyek gedung olahraga di Bukit Hambalang, Sentul, Jawa Barat.
"Jangan dulu lah. Nanti menjadi provokasi," alasannya.
"Kita tunggu saja KPK untuk melakukan itu," kata JK kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/8/2012).
Walau demikian, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) ini enggan berkomentar lebih banyak lagi. Saat ditanya oleh awak media, apakah penetapan itu akan berpengaruh kepada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II itu?
"Tergantung, dari mana saja menteri itu nantinya," jawabnya singkat.
Pria yang sempat disebut-sebut sebagai Bapak Perdamaian ini mengatakan, KPK menjanjikan akan segera menyeret seorang menteri terkait kasus korupsi yang saat ini tengah ditangani lembaga superbodi itu.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, penetapan tersangka tersebut paling lambat akan dilakukan tahun ini. "Beri kami waktu setengah tahun lagi, cita-cita itu terwujud," kata Bambang di kantor KPK, Jakarta Selasa 7 Agustus 2012 lalu.
Bambang melontarkan hal itu menanggapi Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang didaulat menjadi pembicara dalam diskusi yang berlangsung di KPK. Pramono mengatakan, KPK harus berani menjerat para pejabat aktif bila terlibat dalam sebuah kasus korupsi.
Ketika disinggung siapakah menteri yang dimaksud, Bambang menolak mengungkapnya. Bambang juga berkilah mengaitkan si menteri itu dalam kasus korupsi pengadaan proyek gedung olahraga di Bukit Hambalang, Sentul, Jawa Barat.
"Jangan dulu lah. Nanti menjadi provokasi," alasannya.
(mhd)