KPK incar pembantu SBY, Istana bungkam
Rabu, 08 Agustus 2012 - 15:28 WIB
KPK incar pembantu SBY, Istana bungkam
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membidik pembantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II dalam dugaan kasus korupsi pusat olahraga di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Menanggapi hal itu, pihak Istana bungkam. Menurut Juru Bicara Kepresidenen Julian Aldrin Pasha, sebelum ada ketetapan hukum, SBY tidak perlu menanggapi dan mengomentari hal itu.
"Kalau belum, ya tidak perlu ditanggapi. Kalau belum ada keputusan atau ketetapan, ya belum perlu ditanggapi," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Istana Negara Jakarta, Selasa (8/8/2012).
Sebagaimana diberitakan, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengatakan, pihaknya sedang membidik seorang menteri di KIB Jilid II menjadi tersangka dalam sebuah kasus korupsi.
"Beri kami waktu setengah tahun lagi, cita-cita itu terwujud," ujar Bambang saat diskusi media bertajuk Eksistensi KPK dalam Pemberantasan Korupsi Indonesia, di Kantor KPK Jakarta, Selasa 7 Agustus 2012.
Namun, saat ditanyai siapakah menteri yang dimaksudkan, Bambang menolak mengungkapnya. Bambang juga berkilah mengaitkan si menteri itu dalam kasus korupsi pengadaan proyek gedung olahraga di Bukit Hambalang, Sentul, Jawa Barat.
"Jangan dulu lah. Nanti menjadi provokasi," kata dia.
Menanggapi hal itu, pihak Istana bungkam. Menurut Juru Bicara Kepresidenen Julian Aldrin Pasha, sebelum ada ketetapan hukum, SBY tidak perlu menanggapi dan mengomentari hal itu.
"Kalau belum, ya tidak perlu ditanggapi. Kalau belum ada keputusan atau ketetapan, ya belum perlu ditanggapi," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Istana Negara Jakarta, Selasa (8/8/2012).
Sebagaimana diberitakan, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengatakan, pihaknya sedang membidik seorang menteri di KIB Jilid II menjadi tersangka dalam sebuah kasus korupsi.
"Beri kami waktu setengah tahun lagi, cita-cita itu terwujud," ujar Bambang saat diskusi media bertajuk Eksistensi KPK dalam Pemberantasan Korupsi Indonesia, di Kantor KPK Jakarta, Selasa 7 Agustus 2012.
Namun, saat ditanyai siapakah menteri yang dimaksudkan, Bambang menolak mengungkapnya. Bambang juga berkilah mengaitkan si menteri itu dalam kasus korupsi pengadaan proyek gedung olahraga di Bukit Hambalang, Sentul, Jawa Barat.
"Jangan dulu lah. Nanti menjadi provokasi," kata dia.
(san)