PPP tak akan capreskan SDA?
Selasa, 07 Agustus 2012 - 14:36 WIB
PPP tak akan capreskan SDA?
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP akan melakukan ijtihad politik untuk menentukan siapa calon presiden (capres) yang akan diusung dalam pemilihan presiden (pilpres) 2014. Namun PPP tidak menjamin capresnya merupakan Ketua Umum Suryadharma Ali.
Hal ini terungkap dalam pernyataan Ketua DPP PPP Arwani Thomafi. Menurutnya, calon presiden tidak harus dari ketua umum partai. Karena hal itu merupakan cara yang bijaksana dengan menghadirkan calon presiden yang berkelas, walau bukan dari parpol.
"Tidak harus harga mati masing-masing ketua umum parpol jadi capres," tegas Arwani saat dihubungi wartawan, Selasa (7/8/2012).
Saat ini, Indonesia memerlukan pemimpin yang berkarakter dan benar-benar ingin memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Jika capres harus ketua umum partai, berarti menutup kesempatan bagi calon berkualitas untuk ikut maju di pilpres.
Untuk itu, Arwani mengingatkan, penting adanya komitmen mendorong calon presiden yang berkualitas nomor satu dengan tidak memandang dari partai mana yang bersangkutan berasal.
"PPP telah, sedang, dan akan melakukan ijtihad politik itu dengan cara menjaring calon presiden yang bermuara dari aspirasi internal dan konstituen," katanya.
Seperti diketahui, dalam Mukernas I PPP pada Februari 2012 lalu, PPP berhasil menjaring beberapa nama, seperti Jusuf Kalla, Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa, Anis Baswedan, termasuk Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.
Hal ini terungkap dalam pernyataan Ketua DPP PPP Arwani Thomafi. Menurutnya, calon presiden tidak harus dari ketua umum partai. Karena hal itu merupakan cara yang bijaksana dengan menghadirkan calon presiden yang berkelas, walau bukan dari parpol.
"Tidak harus harga mati masing-masing ketua umum parpol jadi capres," tegas Arwani saat dihubungi wartawan, Selasa (7/8/2012).
Saat ini, Indonesia memerlukan pemimpin yang berkarakter dan benar-benar ingin memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Jika capres harus ketua umum partai, berarti menutup kesempatan bagi calon berkualitas untuk ikut maju di pilpres.
Untuk itu, Arwani mengingatkan, penting adanya komitmen mendorong calon presiden yang berkualitas nomor satu dengan tidak memandang dari partai mana yang bersangkutan berasal.
"PPP telah, sedang, dan akan melakukan ijtihad politik itu dengan cara menjaring calon presiden yang bermuara dari aspirasi internal dan konstituen," katanya.
Seperti diketahui, dalam Mukernas I PPP pada Februari 2012 lalu, PPP berhasil menjaring beberapa nama, seperti Jusuf Kalla, Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa, Anis Baswedan, termasuk Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.
(ysw)