Hatta: Pilpres masih jauh
Sabtu, 28 Juli 2012 - 17:40 WIB
Hatta: Pilpres masih jauh
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa mengaku akan fokus untuk melaksanakan tugasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dibanding sibuk dalam upaya pencalonan dirinya sebagai presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
"Saya tidak ngurusin capres, masih jauh. Saya fokus dulu sebagai Menko Perekonomian," kata Hatta di sela-sela pembukaan 'pasar anak negeri' di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (28/7/2012).
Dia mengungkapkan, dirinya berharap seluruh kader PAN juga mau terus terjun langsung ke masyarakat untuk melakukan pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga, bisa membantu program pemerintah yang telah dicanangkan.
"Saya tentu berharap bisa melakukan sesuatu kepada masyarakat. Partai politik tidak hanya bicara di DPR, atau menjelang pemilu saja. Tapi partai politik juga harus bisa berbicara soal pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden SBY mengingatkan bagi para menteri yang merupakan kader parpol merasa tidak sanggup membagi energinya dengan tugas pemerintahan dipersilakan untuk mengundurkan diri secara baik-baik dari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
"Bagi saudara yang memang tidak bisa membagi waktu dan harus menyukseskan tugas politik parpolnya, saya persilahkan baik-baik untuk mengundurkan diri," kata Presiden SBY.
"Saya tidak ngurusin capres, masih jauh. Saya fokus dulu sebagai Menko Perekonomian," kata Hatta di sela-sela pembukaan 'pasar anak negeri' di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (28/7/2012).
Dia mengungkapkan, dirinya berharap seluruh kader PAN juga mau terus terjun langsung ke masyarakat untuk melakukan pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga, bisa membantu program pemerintah yang telah dicanangkan.
"Saya tentu berharap bisa melakukan sesuatu kepada masyarakat. Partai politik tidak hanya bicara di DPR, atau menjelang pemilu saja. Tapi partai politik juga harus bisa berbicara soal pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden SBY mengingatkan bagi para menteri yang merupakan kader parpol merasa tidak sanggup membagi energinya dengan tugas pemerintahan dipersilakan untuk mengundurkan diri secara baik-baik dari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
"Bagi saudara yang memang tidak bisa membagi waktu dan harus menyukseskan tugas politik parpolnya, saya persilahkan baik-baik untuk mengundurkan diri," kata Presiden SBY.
(lil)