Rumah dan kantor KLB tak dipasangi garis polisi
Kamis, 26 Juli 2012 - 20:13 WIB
Rumah dan kantor KLB tak dipasangi garis polisi
A
A
A
Sindonews.com - Sejak ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas dugaan penipuan dan penggelapan oleh Mabes Polri, rumah bos Koperasi Langit Biru (KLB) Jaya Komara di Perum Bukit Cikasungka, Solear, Kabupaten Tangerang terlihat sepi.
Begitu pula kantor KLB yang terletak tak jauh dari rumah Jaya. Tidak terlihat garis polisi di sana meski Jaya Komara telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kondisi kantor masih berantakan pasca diamuk massa. Kantor itu sempat ditinggal kabur Jaya sejak Februari lalu, sebelum akhirnya Jaya tertangkap.
Saat itu, ratusan orang nasabah atau investor mengamuk karena merasa tertipu. Mereka melampiaskan amarah dengan merusak kantor KLB dan menjarah peralatan dan barang milik koperasi.
Sementara itu, sejumlah korban mendesak agar polisi segera memproses secara hukum. Selain itu, Jaya harus memberikan ganti rugi uang yang sudah terlanju diinvestasikan.
"Kami dengar Jaya Komara sudah ditangkap. Saya berharap ia segera diproses secara hukum dan dana yang sudah kami investasikan kembali," kata Agam, salah seorang nasabah, ketika berada di sekira rumah Jaya, Kamis (26/7/2012).
KLB sendiri sudah beraktivitas menggalang dana dari investor sejak 2011 silam dengan jumlah nilai investasi sekitar 6 Triliun.
Begitu pula kantor KLB yang terletak tak jauh dari rumah Jaya. Tidak terlihat garis polisi di sana meski Jaya Komara telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kondisi kantor masih berantakan pasca diamuk massa. Kantor itu sempat ditinggal kabur Jaya sejak Februari lalu, sebelum akhirnya Jaya tertangkap.
Saat itu, ratusan orang nasabah atau investor mengamuk karena merasa tertipu. Mereka melampiaskan amarah dengan merusak kantor KLB dan menjarah peralatan dan barang milik koperasi.
Sementara itu, sejumlah korban mendesak agar polisi segera memproses secara hukum. Selain itu, Jaya harus memberikan ganti rugi uang yang sudah terlanju diinvestasikan.
"Kami dengar Jaya Komara sudah ditangkap. Saya berharap ia segera diproses secara hukum dan dana yang sudah kami investasikan kembali," kata Agam, salah seorang nasabah, ketika berada di sekira rumah Jaya, Kamis (26/7/2012).
KLB sendiri sudah beraktivitas menggalang dana dari investor sejak 2011 silam dengan jumlah nilai investasi sekitar 6 Triliun.
(lns)