Muncul lagi, isu Prabowo capres Demokrat

Rabu, 25 Juli 2012 - 07:10 WIB
Muncul lagi, isu Prabowo...
Muncul lagi, isu Prabowo capres Demokrat
A A A
Sindonews.com - Wacana pencapresan Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) meluas. Setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membantah klaim Gerindra bahwa Prabowo telah hampir pasti menjadi capres partai berlambang banteng itu, kini isu Prabowo menjadi salah satu figur kuat capres Partai Demokrat kembali mencuat.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan, segala kemungkinan bisa terjadi karena proses menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 masih panjang. “Yang jelas, Gerindra sudah tegas mengusung Prabowo sebagai capres, sedangkan cawapres (calon wakil presiden), beliau (Prabowo) sendiri yang akan menentukan,” ujar Muzani di Jakarta, Selasa 24 Juli 2012.

Dia mengakui, sejatinya ada banyak kesamaan pandangan antara Gerindra dengan Partai Demokrat. Hal ini tidak terlepas dari sosok SBY dan Prabowo yang berasal dari kalangan militer, utamanya Angkatan Darat (AD). “Pak Prabowo sering bilang SBY itu korps kami, keluarga TNI AD, dan doktrin TNI AD haruslah menghormati senior. Kalau kami sebagai oposisi pun, jika melayangkan kritik, ada tata kramanya dan melayangkan pujian pun tak usah berlebihan. Jadi ketika kami menjadi oposisi, selalu proporsional,” ungkapnya.

Menurut Muzani, meskipun Gerindra saat ini tak ada dalam koalisi pendukung pemerintah, dasar-dasar ideologis dan cara pandang Gerindra memiliki banyak kesamaan dengan Partai Demokrat. “Kami berharap persamaan itu bisa terus didekatkan sehingga pada saatnya semuanya bisa bertemu. Tidak boleh terburu-buru. Biarkanlah secara alamiah,” kata Muzani.

Lepas dari itu semua, Muzani secara terbuka mengatakan bahwa pihaknya sedang mengamati dan menimbang-nimbang beberapa figur yang kemungkinan bisa disandingkan dengan Prabowo. Di antaranya Wakil Ketua DPR dari PDIP Pramono Anung, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa, Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, dan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

“Tapi sehebat apa pun elektabilitas seseorang, kalau dia tak mau terjun dan masuk partai, sulit diterima secara politik,” tegasnya.

Pengamat politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya menilai Prabowo memiliki peluang sangat kuat pada Pilpres 2014. Terlebih dia baru sekali muncul sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2009.

Ketika masa SBY habis, salah satu tokoh kuat yang bisa ditawarkan adalah Prabowo. “Tapi dalam dua tahun ke depan, semua masih bisa terjadi. Artinya Gerindra harus benar-benar memaksimalkan waktu ini untuk kerja ke bawah,” pandang Yunarto.
(lil)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved