PPP ikut lirik JK
Minggu, 22 Juli 2012 - 16:28 WIB
PPP ikut lirik JK
A
A
A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ikut mengejar sosok Jusuf Kalla (JK) untuk diusung sebagai calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
Ketua DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan, JK merupakan figur yang paling banyak mendapat dukungan dari internal PPP sebagai capres dari eksternal PPP. Hal itu, terlihat dari Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I PPP beberapa waktu lalu.
"Jusuf Kalla adalah tokoh eksternal yang paling banyak mendapat dukungan dari internal PPP dalam Mukernas I. Tentunya kami akan terus memonitor kinerja, serta sepak terjangnya. Selain itu, tren elektabilitas oleh berbagai lembaga riset politik juga akan diamati," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (22/7/2012).
Apalagi, baru-baru ini Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menempatkan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu sebagai capres dengan elektabilitas tertinggi ketiga setelah Megawati, dan Prabowo.
Dengan elektabilitas yang cenderung stabil, akan menjadi dinamika sendiri terhadap dukungan PPP terhadap JK. "Faktor elektabilitas menjadi salah satu syarat penting untuk berkompetisi dalam Pemilu Presiden," ujarnya.
Dia mengungkapkan, terpilihnya JK sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada Juni lalu juga semakin mendekatkan psikologis JK dengan PPP yang merupakan partai politik berbasis Islam.
Meski demikian, nama JK masih akan dikaji lebih lanjut oleh internal PPP yang sedang mencari figur terbaik untuk diusulkan sebagai capres di Pemilu 2014 mendatang. Hingga saat ini sendiri, telah ada nama Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa, Anies Baswedan, dan Suryadharma Ali yang telah dipikirkan PPP untuk diusung sebagai capres.
Ketua DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan, JK merupakan figur yang paling banyak mendapat dukungan dari internal PPP sebagai capres dari eksternal PPP. Hal itu, terlihat dari Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I PPP beberapa waktu lalu.
"Jusuf Kalla adalah tokoh eksternal yang paling banyak mendapat dukungan dari internal PPP dalam Mukernas I. Tentunya kami akan terus memonitor kinerja, serta sepak terjangnya. Selain itu, tren elektabilitas oleh berbagai lembaga riset politik juga akan diamati," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (22/7/2012).
Apalagi, baru-baru ini Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menempatkan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu sebagai capres dengan elektabilitas tertinggi ketiga setelah Megawati, dan Prabowo.
Dengan elektabilitas yang cenderung stabil, akan menjadi dinamika sendiri terhadap dukungan PPP terhadap JK. "Faktor elektabilitas menjadi salah satu syarat penting untuk berkompetisi dalam Pemilu Presiden," ujarnya.
Dia mengungkapkan, terpilihnya JK sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada Juni lalu juga semakin mendekatkan psikologis JK dengan PPP yang merupakan partai politik berbasis Islam.
Meski demikian, nama JK masih akan dikaji lebih lanjut oleh internal PPP yang sedang mencari figur terbaik untuk diusulkan sebagai capres di Pemilu 2014 mendatang. Hingga saat ini sendiri, telah ada nama Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa, Anies Baswedan, dan Suryadharma Ali yang telah dipikirkan PPP untuk diusung sebagai capres.
(lil)