DW pertanyakan kredibilitas penyidik

Senin, 09 Juli 2012 - 15:04 WIB
DW pertanyakan kredibilitas...
DW pertanyakan kredibilitas penyidik
A A A
Sindonews.com - Terdakwa kasus dugaan suap dan pencucian uang Dhana Widyatmika mempertanyakan kredibilitas penyidik yang menangani kasusnya, karena memiliki hubungan dengan PT Kornet Trans Utama.

"Sedikit yang ingin kami sampaikan, bahwa kami mencurigai hubungan penyidik (yang menangani perkara Dhana) dengan PT Kornet Trans Utama (KTU). Kami meminta Bareskrim Mabes Polri untuk menyelidiki. Bagaimana mungkin, penyidik menjadi pelapor," kata kuasa hukum Dhana, Luthfie Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/7/2012).

Dia mengungkapkan, sewaktu menjadi pegawai di Direktorat Jenderal Pajak telah melakukan pemeriksaan terhadap wajib pajak dengan benar, termasuk pemeriksaan pajak dengan menggunakan pembukuan ganda.

"Itu dibenarkan melakukan pemeriksaan menggunakan pembukuan ganda dengan data eksternal, namun dilihat salah oleh Jaksa. Isyaratnya ada hubungan apa PT KTU dengan Jaksa. Kemungkinan ada hubungan gelap antara Jaksa dengan PT KTU," ujarnya.

Selain itu, Luthfie juga menilai dakwaan terhadap kliennya terkait penerimaan gratifikasi berupa aliran dana dan pencucian uang dari rekan terdakwa di Ditjen Pajak Herly Isdiharsono tidak diuraikan secara lengkap.

Pasalnya, JPU menyatakan asal harta kekayaan terdakwa berasal dari saksi Herly Isdiharsono selaku pegawai pajak yang menerima uang kurang lebih Rp20,8 miliar. "Elemen dakwaan absurd dan asal tempel saja, karena beberapa persoalan seperti dimana, kapan, dan bagaimana Herly menyerahkan uang kepada terdakwa," ungkapnya.

Untuk itu, Luthfie menyampaikan, baik terdakwa maupun tim penasihat hukum berharap kepada Majelis Hakim untuk membatalkan dakwaan penuntut umum, dan membebaskan terdakwa dari semua dakwaan.
(lil)
Berita Terkait
KPK Tahan Dua Konsultan...
KPK Tahan Dua Konsultan Pajak PT Gunung Madu Plantations
Kepala Kantor Pajak...
Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur Wahono Saputro Kembali Diperiksa KPK
KPK Buka Peluang Tetapkan...
KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Koorporasi dalam Kasus Suap Pajak
Suap Pajak Mobil Mewah,...
Suap Pajak Mobil Mewah, Eks Kepala KPP PMA Jakarta Divonis 6,5 Tahun
Buntut Kasus Rubicon,...
Buntut Kasus Rubicon, Dirjen Pajak Tegas ke Pejabat Pajak yang Korupsi
KPK Jebloskan Dua Tersangka...
KPK Jebloskan Dua Tersangka Penyuap Pejabat Pajak ke Penjara
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved