Kader korupsi jadi senjata baru goyang Ical

Sabtu, 07 Juli 2012 - 12:46 WIB
Kader korupsi jadi senjata...
Kader korupsi jadi senjata baru goyang Ical
A A A
Sindonews.com - Sejumlah kasus korupsi yang melibatkan kader Partai Golkar bisa menjadi senjata ampuh untuk menggoyang majunya Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) sebagai Calon Presiden (capres) dari partai berlambang beringin itu.

Pengamat Politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, dijadikannya dua kader Partai Golkar Zulkarnaen Djabar, dan Amran Batalipu sebagai tersangka dalam dua kasus korupsi yang berbeda, bisa digunakan oleh lawan politik Ical di internal Partai Golkar untuk menjegal langkahnya di pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

"Golkar juga akan dihadapkan pada potensi munculnya masalah di internal partainya. Bukan masalah korupsinya atau tidak, tapi isu ini sangat mudah untuk dipakai oleh orang yang merasa tidak puas pada pencapresan Ical," katanya usai diskusi 'Polemik' Sindo Radio di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2012).

Dia melanjutkan, selain masalah hukum, Golkar juga memiliki beban masa lalu yang dianggap sebagai partai orde baru. "Golkar masih mempunyai beban masa lalu yang cukup berat, karena masih mengkristal di ingatan publik sebagai rezim orde baru yang kurang baik," ujarnya.

Menurutnya, persoalan-persoalan tersebut sangat mudah untuk disatukan dan dijadikan senjata untuk menjegal Ical dalam Pilpres mendatang. "Bukan tidak mungkin hal-hal seperti ini akan mudah diakumulasi pihak tertentu untuk digunakan setelah deklarasi pencapresan Ical oleh Golkar," ungkapnya.

Selain itu, dia juga menilai partai politik harus pintar dalam merespon apabila ada kadernya yang tersandung persoalan hukum. Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari munculnya persepsi publik yang buruk, sekaligus mencegah polemik di internal partai.
(lil)
Berita Terkait
Golkar dan PAN Deklarasi...
Golkar dan PAN Deklarasi Dukung Prabowo, Ganjar: Seperti Pak Jokowi 2014
Capres Golkar Disebut...
Capres Golkar Disebut Bisa Kuasai Jabar, Asal Tak Ada Isu Agama
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Bertemu PKS, Golkar...
Bertemu PKS, Golkar Tegaskan Airlangga Capres 2024
Golkar Konsisten Usung...
Golkar Konsisten Usung Airlangga Jadi Capres 2024
Golkar Kalimantan Dukung...
Golkar Kalimantan Dukung Airlangga Hartarto Capres 2024
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved