Inspirasi Piala Eropa

Senin, 02 Juli 2012 - 10:07 WIB
Inspirasi Piala Eropa
Inspirasi Piala Eropa
A A A
PESTA Piala Eropa telah usai. Sekitar satu bulan pandangan mata dunia tertuju pada ajang sepakbola bergengsi di Benua Biru tersebut. Tak terkecuali masyarakat Indonesia juga dilanda demam Piala Eropa selama sebulan ini.

Euforia membicarakan bola terjadi di mana-mana. Ajang Piala Eropa memang pantas untuk dipuji. Performa sangat profesional dan sportif yang ditunjukkan para pemain memang layak mendapatkan acungan jempol. Permainan yang mereka suguhkan benar-benar berkelas. Tidak rugi bila setiap hari kita harus begadang untuk menonton gelaran akbar 4 tahun sekali ini. Pelajaran apa yang bisa dipetik dari Piala Eropa tersebut?

Filosofi apa yang bisa dijadikan inspirasi bagi politisi kita? Banyak sekali filosofi dari pesta Piala Eropa yang bisa kita ambil hikmahnya. Tentu kita sangat bangga bila apa yang ditunjukkan para pemain bola tersebut dapat menginspirasi politisi maupun masyarakat kita. Terutama jiwa nasionalisme dan sportivitas para pemain patut diteladani saat tim mereka melawan negara lain.

Permainan total mereka untuk bangsa dan negaranya dengan meninggalkan sementara atribut klub masing-masing patut dicontoh sehingga kita tidak lagi menyaksikan permainan politik yang saling jegal, tidak fair, saling serang antarkelompok di negeri ini yang pada ujungnya merugikan negara dan masyarakat Indonesia sendiri. Jauhi politik kekerasan.

Permainan bola mengajari kita untuk bisa sportif. Siap menang dan siap juga untuk kalah. Namanya pertandingan pasti ada yang kalah dan menang. Jangan inginnya menang sendiri dan tidak mau mengakui keunggulan lawan. Kita biasa menyaksikan bagaimana para pemain bola meski kalah pun dengan legawa memberikan selamat kepada yang menang dengan bersalaman seusai pertandingan.

Mereka sering kali juga ada tradisi bertukar kaos. Karena itu, inti dari setiap kompetisi apakah itu permainan bola atau dalam pentas politik adalah sportivitas. Dalam demokrasi, sikap legawa juga sangat penting. Tanpa itu, sangat sulit untuk membangun tatanan politik yang beradab dan damai. Dalam kompetisi, kekalahan bukan akhir segalanya. Kekalahan bisa dijadikan bahan evaluasi dan mempersiapkan diri lebih baik agar pada periode berikutnya bisa memenangi kompetisi. Itu yang harus dilakukan siapa pun yang terjun ke dunia politik.

Dalam waktu dekat ini, kita akan memiliki event besar Pilkada DKI Jakarta. Saat ini tiap pasangan calon gubernur/wakil gubernur sudah melakukan kampanye di berbagai pelosok Jakarta. Bagaimanapun bentuk kampanye, yang paling penting dikedepankan adalah sikap sportif tadi. Karena semua pasangan calon sudah diberi kesempatan yang sama untuk melakukan kampanye dan sosialisasi agar dirinya bisa terpilih menjadi pemimpin Jakarta lima tahun ke depan.

Para calon pasangan tersebut dituntut berkompetisi dengan cara yang santun dan bertanggung jawab. Artinya, mereka harus bertarung dengan menaati koridor-koridor yang telah ditetapkan dan menjauhi kekerasan. Jauhi sikap politik yang saling jegal dan saling serang yang sebenarnya bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri. Masyarakat kita sudah cerdas yang mampu melihat siapa yang paling layak memimpin Jakarta berdasarkan program serta visi misi yang mereka usung.

Ujian paling berat adalah kesiapan mereka dalam menerima hasil Pilkada DKI Jakarta nanti. Jangan sampai mereka tidak siap menghadapi kekalahan dan melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab. Misalnya ditemukan kecurangan, tentu ada mekanisme untuk menyelesaikannya lewat jalur hukum yang telah ditentukan seperti KPUD maupun Mahkamah Konstitusi. Protes memang tidak dilarang, tetapi harus tetap disalurkan melalui mekanisme yang benar. Mari kita jaga.
(hyk)
Berita Terkait
Korona dan Kebangkitan...
Korona dan Kebangkitan Produk Dalam Negeri
Reaktivasi Rumah Ibadah...
Reaktivasi Rumah Ibadah Tak Cukup Regulasi
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Sudah Saatnya Harga...
Sudah Saatnya Harga BBM Turun
Bahan Pangan Aman, Distribusi...
Bahan Pangan Aman, Distribusi Bisa Tersendat
Mengandalkan Sektor...
Mengandalkan Sektor Konsumsi
Berita Terkini
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved