KPK kembali periksa Nazaruddin

Kamis, 28 Juni 2012 - 09:45 WIB
KPK kembali periksa...
KPK kembali periksa Nazaruddin
A A A
Sindonews.com - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin hari ini kembali menjalani pemeriksaan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penerimaan hadiah pengurusan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kepala bagian pemberitaan KPK Priharsa Nugraha mengatakan, pemeriksaan Nazarudin ini adalah untuk memberikan kesaksian terhadap tersangka Angelina Sondakh.

"Iya yang bersangkutan akan diperiksa pagi ini," ujar Priharsa saat dikonfirmasi, Kamis (28/6/2012).

Pada pemeriksaan sebelumnya, usai menjalani pemeriksaan KPK beberapa waktu lalu, terpidana kasus suap wisma atlet Nazaruddin mengungkapkan, bahwa Angie kecipratan uang Rp5,5 miliar dari tiga universitas, yakni Universitas Tadulako, Universitas Haluoleo, dan Universitas Cendana, Kupang, NTT.

Selain Nazarudin, KPK diketahui juga akan memeriksa saksi lainnya yakni wartawan Antara Jefrey Manuel Rawis untuk dimintai keterangannya oleh penyidik KPK.

Seperti diketahui, sejumlah perusahaan Nazarudin di Grup Permai sempat memegang proyek dibeberapa universitas negeri dan swasta yang di Indonesia.

Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Herry Suhardiyanto, Rektor Universitas Tadulako, Basyir Cyio, Rektor Univeritas Pattimura, HPB Tetelepta. Keterangan sejumlah rektor itu dianggap penting lantaran diduga mengetahui seputar kasus yang mendera Angelina.

Angie ditetapkan sebagai tersangka selaku anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR karena diduga menerima pemberian hadiah atau janji terkait penganggaran proyek wisma atlet di Kemenpora dan proyek pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang digarap Kemendiknas.

Nilai total proyek pengadaan sarana prasarana di sejumlah universitas negeri yang diduga dikorupsi Angie, diperkirakan mencapai Rp600 miliar. Total nilai tersebut diperoleh KPK dari proyek pengadaan sarana dan prasarana pendidikan di 16 universitas negeri yang tersebar di seluruh Indonesia tahun anggaran 2010/2011.

Dari 16 universitas tersebut, diketahui bahwa Universitas Pattimura mendapat proyek Rp35 miliar, Tadulako mendapat proyek Rp30 miliar, dan IPB mendapat proyek Rp40 miliar. (san)
()
Berita Terkini
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Infografis
7 Kapolda Jebolan Akpol...
7 Kapolda Jebolan Akpol 1994, Ada Mantan Direktur KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved