Demokrat tertibkan kader boros bicara di publik

Selasa, 26 Juni 2012 - 14:42 WIB
Demokrat tertibkan kader...
Demokrat tertibkan kader boros bicara di publik
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrat mulai menertibkan kadernya dalam mengeluarkan komentar di hadapan publik untuk kembali menggenjot elektabilitas partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Ketua Departemen Perekonomian DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan, partainya saat ini tengah berupaya menuntaskan persoalan internal partainya dengan melakukan penertiban kader dalam memberikan komentar di hadapan publik.

"Kami melakukan ini bukan untuk di publikasi. Nanti bisa di proses, termasuk orang-orang yang ngomong di DPC (Dewan Pimpinan Cabang) itu sudah kami panggil semua. Kita lagi jalan," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/6/2012).

Dia mengungkapkan, dalam usahanya menyelesaikan persoalan internal, Partai Demokrat menggunakan dua solusi. Dia menyebutkan, internal political solution, dan penegakan hukum. Sementara di eksternal melalui penegakan hukum."Dengan internal political solution Pak SBY dan DPP berjalan membenahi. Mana yang duluan cepat, ada time limitnya kan akhir 2012 ini," tukasnya. (lil)

()
Berita Terkini
Jumhur Dapat Wisdom...
Jumhur Dapat Wisdom dari Sri Sultan HB X: Kita Harus Mengayomi Alam Lingkungan
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved