KPK periksa Neneng terkait 2 WN Malaysia

Jum'at, 22 Juni 2012 - 14:11 WIB
KPK periksa Neneng terkait...
KPK periksa Neneng terkait 2 WN Malaysia
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa tersangka kasus dugaan suap Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Neneng Sri Wachyuni terkait keterlibatan dua warga negara Malaysia yang diduga berperan dalam pelariannya selama menjadi buronan Interpol.

"Neneng (diperiksa) sebagai saksi untuk dua warga negara Malaysia itu," kata Juru Bicara KPK Johan Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/6/2012).

Seperti diketahui, selain Neneng KPK juga mengamankan R Azmi Bin Muhammad Yusof dan Muhammad Hasan Bin Kushi yang merupakan warga negara Malaysia, karena diduga ikut membantu Neneng selama pelariannya ketika menjadi buronan Interpol.

Keterlibatan dua warga negara Malaysia itu juga diperkuat dengan pengakuan pembantu rumah tangga Neneng yang bernama Camilah.

Camilah tidak membantah jika dua warga negara Malaysia itu ikut mengawal Neneng saat pulang dari Malaysia ke Batam pada 12 Juni 2012 lalu. Dia juga menyebutkan, kedua warga negara Malaysia itu baru berpisah dengan Neneng dan dirinya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. (lil)

()
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved