Marzukie Alie minta insiden Malut segera diselesaikan

Jum'at, 25 Mei 2012 - 18:57 WIB
Marzukie Alie minta...
Marzukie Alie minta insiden Malut segera diselesaikan
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzukie Ali meminta insiden penghadangan Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekretaris Jenderal Edhie Baskoro Yudhoyono di Bandara Babullah, Ternate, Maluku Utara, segera diselesaikan dengan aturan yang berlaku.

"Dicari sumber masalah dan diselesaikan masalahnya dengan baik," tutur Marzukie kepada wartawan melalui pesan singkatnya, Jumat (25/5/2012).

Menurut Marzukie kebersamaan antar kader partai harus terus dipacu demi kemajuan Partai Demokrat. "Supaya terbangun kebersamaan, saling menghormati, mencintai sesama kader, saling memotivasi," ucapnya.

Seperti diketahui, kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) tak disambut hangat di Maluku Utara. Baru turun dari pesawat di Bandara Sultan Babullah, massa dari Partai Demokrat Maluku Utara langsung mengepung rombongan dan bertindak anarki.

Kubu Thaib menolak dilaksanakannya Musda Partai Demokrat, pada Kamis 24 Mei 2012. Karena diduga tidak siap dalam persaingan perebutan kursi kekuasan DPD Partai Demokrat, Thaib menghalangi Anas dan Ibas datang ke acara tersebut dan meminta pelaksanaannya ditunda. Akibat peristiwa itu, Muscab diundur. (wbs)
()
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved