Ibas selamatkan Anas dari kepungan pendukung Thaib
Jum'at, 25 Mei 2012 - 15:56 WIB
Ibas selamatkan Anas dari kepungan pendukung Thaib
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum harus berterima kasih dengan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Ibas menyelamatkan Anas dari kepungan massa pendukung Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn.
Ketua Divisi Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan, saat berada di Bandara Babullah, Ternate, Maluku Utara, Anas dan Ibas dikepung oleh orang yang berniat buruk terhadapnya. Orang-orang itu, diduga suruhan oleh Thaib yang ditugaskan menggagalkan kedatangan Anas ke Musyawarah Cabang Partai Demokrat.
"Beruntung sekali kejadian Kamis 24 Mei 2012 kemarin tidak berakibat sangat fatal. Anas harus berterima kasih kepada Mas Ibas. Kalau enggak ada Mas Ibas, saya enggak tahu gimana jadinya," ujar Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/5/2012).
Kendati begitu, Ruhut tidak menjelaskan lebih lanjut penyalamatan yang dilakukan Ibas terhadap Anas. Namun, dia mengaku kesal dengan ulah Thaib yang mengepung dua pimpinan tinggi partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut. Lebih jauh, Ruhut meminta agar Thaib segera dipecat dari Demokrat.
"Segera pecat Thaib. Bung Anas dan Ibas harus segera memecat Thaib. Saya mohon, kita mengerti kemarahan Mas Ibas. Saya berterima kasih kepada polisi supaya yang terlibat ditahan dan diproses," terangnya.
Seperti diketahui, kubu Thaib menolak dilaksanakannya Musda Partai Demokrat, pada Kamis 24 Mei 2012. Karena diduga tidak siap dalam persaingan perebutan kursi kekuasan DPD Partai Demokrat, Thaib menghalangi Anas dan Ibas datang ke acara tersebut dan meminta pelaksanaannya ditunda. Akibat peristiwa itu, Muscab diundur. (san)
Ketua Divisi Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan, saat berada di Bandara Babullah, Ternate, Maluku Utara, Anas dan Ibas dikepung oleh orang yang berniat buruk terhadapnya. Orang-orang itu, diduga suruhan oleh Thaib yang ditugaskan menggagalkan kedatangan Anas ke Musyawarah Cabang Partai Demokrat.
"Beruntung sekali kejadian Kamis 24 Mei 2012 kemarin tidak berakibat sangat fatal. Anas harus berterima kasih kepada Mas Ibas. Kalau enggak ada Mas Ibas, saya enggak tahu gimana jadinya," ujar Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/5/2012).
Kendati begitu, Ruhut tidak menjelaskan lebih lanjut penyalamatan yang dilakukan Ibas terhadap Anas. Namun, dia mengaku kesal dengan ulah Thaib yang mengepung dua pimpinan tinggi partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut. Lebih jauh, Ruhut meminta agar Thaib segera dipecat dari Demokrat.
"Segera pecat Thaib. Bung Anas dan Ibas harus segera memecat Thaib. Saya mohon, kita mengerti kemarahan Mas Ibas. Saya berterima kasih kepada polisi supaya yang terlibat ditahan dan diproses," terangnya.
Seperti diketahui, kubu Thaib menolak dilaksanakannya Musda Partai Demokrat, pada Kamis 24 Mei 2012. Karena diduga tidak siap dalam persaingan perebutan kursi kekuasan DPD Partai Demokrat, Thaib menghalangi Anas dan Ibas datang ke acara tersebut dan meminta pelaksanaannya ditunda. Akibat peristiwa itu, Muscab diundur. (san)
()