Menakertrans gagal lindungi TKI

Jum'at, 27 April 2012 - 10:06 WIB
Menakertrans gagal lindungi...
Menakertrans gagal lindungi TKI
A A A
Sindonews.com - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dinilai gagal memberikan perlindungan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Selama ini Kemenakertrans juga tak mampu memberikan proteksi terhadap hak-hak normatif TKI, seperti upah, libur, cuti, dan uang asuransi.

"BNP2TKI dan Menakertrans juga gagal menjamin hak hidup TKI dalam kasus 3 mayat TKI yang diduga korban perdagangan organ tubuh manusia," tutur anggota Komisi III Eva Kusuma Sundari melalui pesan singkatnya, Jumat (28/4/2012).

Eva pun meminta agar Menakertrans Muhaimin Iskandar berinisiatif mengambil jalur hukum. "Sudah sepantasnya Menakertrans dan Departemen Luar Negeri mengambil inisiatif untuk mencari kebenaran melalui jalur hukum di Malaysia sebagai bentuk pertanggungjawaban negeri terhadap rakyat atau keluarga yang gagal dilindungi," desaknya.

Selain jalur hukum, pemerintah juga harus segera mengirimkan protes ke Malaysia dan menuntut penjelasan termasuk soal polisi yang melakukan penembakan terhadap tiga TKI itu. Menurutnya, DPR juga perlu menyuarakan keprihatinan dalam bentuk resolusi guna menghindarkan hal yang terjadi di kemudian hari.(lin)
()
Berita Terkini
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
Infografis
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved