18 kota buka posko pengaduan kecurangan UN

Senin, 23 April 2012 - 13:56 WIB
18 kota buka posko pengaduan...
18 kota buka posko pengaduan kecurangan UN
A A A
Sindonews.com - Indonesian Corruption Watch (ICW) dan masyarakat sipil meminta orang tua, murid, guru dan pihak lain yang menyaksikan kecurangan dalam Ujian Nasional (UN) 2012 agar segera melapor.

Kordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik pada Indonesian Corruption Watch (ICW), Febri Hendri, mengatakan, pelapor kecurangan UN tak perlu khawatir akan mendapatkan serangan balik dari sekolah, Pemerintah Daerah dan pemerintah pusat karena dilindungi oleh undang-undang.

"ICW dan masyarakat sipil membuka 18 posko pengaduan di 18 Kabupaten/Kota bagi masyarakat yang akan melaporkan kecurangan UN," ujarnya dalam jumpa pers pemutaran film dokumenter kecurangan UN di kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), gedung Perintis Kemerdekaan, jalan Proklamasi No.56, Jakarta pusat, Senin (23/4/2012).

Tak hanya itu, kata dia, posko pengaduan ini juga akan memberikan bantuan pendampingan perlindungan pada LPSK. Pengaduan dan perlindungan bagi pelapor kecurangan UN diadakan, kata dia, mengingat sedikitnya terungkap kecurangan tersebut dan tak adanya pelapor yang berani memberikan kesaksian atas kecurangan tersebut. (wbs)
()
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved